SuaraJabar.id - Seorang pemuda di Cirebon bernama Muhammad Said Fikriansyah dituding sebagai sosok di balik hacker Bjorka. Warga Gang Kebantengan Kelurahan Klayan, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon itu telah membantah tuduhan itu.
Polisi sendiri telah melakukan pendalaman dan penyidikan terkait tudingan Muhammad Said adalah Bjorka yang menyebar di jejaring media sosial itu.
Kekinian, Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota AKP Perida Apriani menjelaskan, berdasarkan hasil pendalaman dan penyelidikan yang dilakukan, pihaknya belum menemukan fakta-fakta bahwa Muhammad Said Fikriansyah melakukan kegiatan hacker.
Ia mengatakan pihaknya belum menerima laporan terkait dugaan Said adalah hacker Bjorka. Namun rena sudah ada pemberitaan, kemarin Polres Cirebon Kota sudah melakukan pendalaman dan penyelidikan yang tentunya berkoordinasi dengan sub cyber Polda Jawa Barat.
"Dan hasil pendalaman atau penyelidikan sampai saat ini, kami belum menemukan fakta-fakta yang berkaitan kepada yang bersangkutan," katanya saat ditemui di Polres Cirebon Kota, Kamis (15/9/2022).
Perida juga membenarkan bahwa ada permintaan perlindungan hukum dari M Said Fikriansyah. Namun samapai saat ini, Polres Cirebon Kota belum menerima laporan ataupun permintaan secara resmi terkait perlindungan yang diminta oleh Muhammad Said Fikriansyah.
"Memang kemarin dia minta perlindungan hukum kepada kita, yang bersangkutan merasa ketakutan. Tapi kami masih menunggu kedatangannya," ujarnya.
Dikatakan Perida, sebagai aparat penegak hukum, tentunya akan siap untuk memberikan pelayanan, termasuk dengan memberikan perlindungan kepada masyarakat.
"Sebagai pelayan masyakarat, tentunya akan kami Terima kalau dia datang kesini (Polres Cirebon Kota). Kami nanti akan tetap koordinasi dengan cyber Polda, untuk melakukan pendalaman dan penyelidikan," ungkapnya.
Baca Juga: Ramai Dituding sebagai Sosok Bjorka, Muhammad Said Fikriyansyah Bantah dan Minta Perlindungan Polisi
Sebelumnya, kabar tentang keberadaan hacker Bjorka beredar luar. Hacker yang membocorkan data pribadi para pejabat tinggi negara, bahkan sampai Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo itu disebut ada di Cirebon.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD mengaku telah berkoordinasi dengan BIN, BSSN, dan Bareskrim Mabes Polri.
Mahfud MD juga mengklaim, bahwa saat ini pihaknya telah mengantongi identitas dari hacker Bjorka itu sendiri.
Usai pernyataan Menkopolhukam, akun media sosial dengan nama volt_anonym dan voltcyber_v2 mengunggah bahwa hacker Bjorka adalah MSF, yang berasal dari Cirebon, lengkap dengan alamat serta foto rumahnya.
Muhammad Said sendiri membantah tudingan akun instagram @volt_anonym yang menyebut dirinya adalah Bjorka. Ia membantah dirinya telah meretas sejumlah data-data masyarakat Indonesia melalui pendaftaran Sim Card dari Kominfo.
Ia mengaku, sehari-hari memiliki kesibukan mengedit video. Said meminta siap pun untuk berhenti menudingnya sebagai Bjorka.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Pelembap Viva untuk Kulit Kering, Bantu Perbaiki Skin Barrier
- Dapat Warisan PR Karhutla, Menko Polkam Dudung Siap Terjun Langsung ke Lokasi
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
- 8 Sneakers Lokal Paling Nyaman dan Modis untuk Gaya Harian, Mulai Rp200 Ribuan
Pilihan
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
Terkini
-
Polisi Amankan Dua Terduga Pencuri Kabel Menara Seluler di Cicalengka
-
Politisi PDIP Sukabumi Copot Foto Gibran di Ruang Kerja
-
Korupsi Pengadaan Iklan Rp223,6 Miliar, KPK Periksa Tiga Pejabat Bank BJB
-
Polisi Dalami Motif Penyerangan Kafe di Bandung, Satu Pelaku Masih Diburu
-
Dugaan Korupsi ATR/BPN, KPK Masih Nanti Kedatangan Nusron Wahid