SuaraJabar.id - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan bahwa perekonomian di Indonesia, khususnya di Jawa Barat menunjukkan tren positif.
Hal itu diungkapkan Ridwan Kamil usai membuka acara 6th Golf Tournament 2022 yang diselenggarakan di Parahyangan Golf Course, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (17/9/2022).
"Tidak ada keresahan ekonomi di hati karena ekonomi sedang okelah," kata Ridwan Kamil.
Ridwan Kamil pun memaparkan berbagai kabar baik terkait situasi dan kondisi Jawa Barat. Ia mengungkapkan, rapor atau capaian kinerja pertumbuhan ekonomi Jawa Barat cenderung baik.
"Banyak berita baik, pertumbuhan ekonomi kita mencapai 5,68 persen. Kemudian, inflasi terjaga pada angka 4,7 persen. Artinya, tidak banyak terjadi kenaikan harga-harga kebutuhan pokok," papar Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil.
Sebelumnya, Ridwan Kamil juga melakukan sidak ke pasar di kawasan bandung. Dirinya mengira kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) memengaruhi harga-harga komoditas sembako.
"Tapi tenyata tidak juga. Kecuali, harga ikan karena terkait dengan solar, sehingga harganya naik. Tapi selain ikan, seperti ayam dan lain-lain ternyata harganya tidak terpengaruh kenaikan harga BBM," papar Ridwan Kamil.
Kang Emil juga menjelaskan, wilayah yang paling paling atau terbesar dalam hal ekspor adalah Jawa Barat. Selain itu, terkait investasi juga Jawa Barat selalu berada pada ranking satu.
Kang Emil juga menjelaskan, di Jawa Barat persentase pengangguran turun sebesar satu persen. Kemudian, Jawa Barat juga membuka sebanyak 136 ribu lapangan pekerjaan. Begitu pula, persentase kemiskinan menurun, meski sempat naik sedikit saat pandemi Covid-19.
Kemudian, lanjutnya, pada 2018 desa sangat tertinggal dan tertinggal di Jawa Barat sejumlah 1000 desa.
"Namun, pada 2022 ini sudah nol. Di Jawa Barat desa terbaik atau desa bintang 5 dari jumlah 30 desa pada 2018 sekarang melonjak mencapai ke 1011 desa," paparnya.
Selain itu, lanjut Ridwan Kamil, banyak prestasi yang juga dicapai Jawa Barat. Di antaranya, Desa Digital di Jawa Barat meraih penghargaan sebagai inovasi digital terbaik di Asia Pasifik.
Kemudian, Jawa Barat juga meraih penghargaan TPID (Tim Pengendalian Inflasi Daerah) terbaik se-Jawa Bali.
"Saya harus menjaga rapor-rapor ekonomi Jawa Barat ini dengan penduduknya yang besar, sebagai sebuah tantangan," jelasnya.
Ridwan Kamil juga mengakui, selama masa pandemi Covid-19, tingkat kematian di Jawa Barat terbilang rendah. Bahkan, angka kejadiannya setengah dari angka kematian di Jawa Tengah atau Jawa Timur.
"Karena, orang Jawa Barat itu hobi berolahraga. Olahraga itu menjadi budaya," katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Ridwan Kamil Resmikan Pameran Kreatif dan UMKM di Desa Sidajaya Subang
-
Saat Ridwan Kamil Gagal Ajak Bu Cinta 'Malam Jumatan', Mari Kita Kemon, Publik: Asli Curhatan Suami iye mah
-
Maruk! Tembok Rumah Milik Warga Cianjur Dibangun Mepet ke Jalan Raya, Videonya Jadi Perdebatan Publik
-
Pemprov Kaltim Raih Penghargaan TPID Terbaik se-Kalimantan
-
Pamer Pambangunan Masjid Megah, Ridwan Kamil Habis Dikritik Publik: Jalanan Bolong Pak!
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Jangan Lewatkan, TPJF 2026 di Bandung Bakal Tampilkan Deretan Kolaborasi Ekslusif
-
Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa
-
Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar
-
Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu
-
Bermodus COD, Polisi Sita 1.241 Butir Obat Keras Ilegal di Bekasi