SuaraJabar.id - Kasus konten prank KDRT Baim Wong dan Paula Verhoeven nampaknya menjadi sorotan dari Melanie Subono. Dia menilai bahwa keluarga Bapau tersebut telah melakukan pelecehan instandi negara.
Bahkan, Melanie Subono menyebut kekayaan Baim dan Paula sepertinya tidak cukup untuk membuat mereka berempati.
"Baim dan Paula, ternyata duit itu enggak jadi jaminan buat membeli empati, simpati dan lain-lain," kata Melanie Subono di Podcast Uya Kuya TV yang dikuti pada Senin,(10/10/2022).
Melanie Subono juga menyinggung kualitas konten digital Baim Wong dan Paula Verhoeven yang terkesan makin menurun.
"Mereka ini ganteng, cantik, keluarga yang baik, sangat kaya, tapi ini seperti menurunkan intelektual mereka semakin ke sini," ucap Melanie Subono.
"Ini juga bukan pertama kali kejadian sama mereka. Mereka sudah melecehkan instansi negara bahkan sejak Citayam," lanjut perempuan 45 tahun ini.
Melanie Subono kemudian mengajak Baim Wong dan Paula Verhoeven untuk tidak asal bikin konten digital dengan hanya memikirkan potensi viral semata.
Sebagaimana diketahui, Baim Wong membuat konten prank tentang KDRT bersama Paula Verhoeven pada 1 Oktober 2022. Ia meminta sang istri datang ke Polsek Kebayoran Lama untuk mengadukan dugaan KDRT dan melihat reaksi pihak berwajib atas aduan ituitu.
Bukannya mendapat respon positif, Baim Wong dan Paula Verhoeven justru habis dihujat karena dianggap tidak punya empati ke Lesti Kejora yang diduga jadi korban KDRT Rizky Billar.
Baca Juga: Disebut Raja Settingan, Uya Kuya Bandingkan Dirinya dengan Baim Wong: Gue Masih Punya Etika
Saat ini, video tentang prank KDRT yang dibuat Baim Wong dan Paula Verhoeven sudah dicabut dari kanal YouTube mereka. Keduanya juga sudah meminta maaf ke Polsek Kebayoran Lama atas pembuatan konten tersebut.
Hanya saja, sikap Baim Wong dan Paula Verhoeven tetap dianggap sebagai bentuk pelecehan terhadap institusi negara. Dua laporan polisi atas tindakan kedua pasangan terdaftar di Polres Metro Jakarta Selatan.
Buntut aduan tersebut, Baim Wong dan Paula Verhoeven dimintai keterangan penyidik Polres Metro Jakarta Selatan pada 7 Oktober 2022.
Berita Terkait
-
Disebut Raja Settingan, Uya Kuya Bandingkan Dirinya dengan Baim Wong: Gue Masih Punya Etika
-
Baim Wong Sempat Telepon Raffi Ahmad Bahas Prank KDRT, Singgung Punya Teman Polisi
-
Pandangan Melanie Subono Tidak Setuju Dipecatnya Rizky Billar Akibat Kasus KDRT
-
Deddy Corbuzier Minta Baim Wong Ditangkap
-
"Lesti Teman Lu, Lu Kejam", Amarah Melanie Subono untuk Baim Wong dan Paula Verhoeven
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
Terkini
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Dugaan Penipuan dan Penculikan Mahasiswi Tasikmalaya, Polres Dalami Keterlibatan Oknum ASN
-
KPK Duga Oknum Polisi Yayat 'Lippo' Miliki Belasan Aset Mewah Tersebar di Jabar hingga Jakarta
-
Bandara Husein Kembali Beroperasi, Pedagang Pasar Baru Bandung Harap Wisatawan Meningkat
-
Bawaslu Kabupaten Bogor Buka Suara Soal Tagar 'Percuma Lapor Bawaslu', Jadikan Introspeksi Diri