SuaraJabar.id - Warga di Kampung Cibeas, Kelurahan Gunung Tandala, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya kini dihantui oleh adanya kawanan monyet yang turun gunung.
Kawanan monyet itu diduga kelaparan hingga turun ke pemukiman warga. Kondisi itu sudah terjadi selama tiga pekan terakhir.
Warga merasa terganggu dan resah dengan adanya kawanan monyet di lingkungan mereka.
Abah Deni karyawan bengkel mengatakan, warga selama beberapa pekan ini merasa dihantui oleh kawanan monyet yang hendak mencari makanan.
Bahkan 3 hari yang lalu, ada salah satu karyawan di tempat bengkel komputer jahit, terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit lantaran digigit monyet, hingga tangan kirinya robek dan harus mendapat puluhan jahitan.
Abah Deni menyebut, ada 5 sampai 10 ekor monyet yang turun gunung dan berkeliaran di pemukiman warga.
Ia menyangka kalau monyet monyet tersebut sudah jinak, lantaran saat diberi makanan selalu menghampiri.
“Tapi teman saya malah kena amukan monyet itu, tangannya digigit sampai robek dan harus mendapat 24 jahitan,” ujar Abah Deni, Selasa (25/10/2022).
Lanjutnya kawanan monyet itu terkadang berkeliaran pagi atau siang.
Baca Juga: Bengkel Resmi Ini Berikan Layanan Kilat untuk Perbaikan Bodi dan Cat Mobil
“Kawanan monyet ini turun gunung mungkin karena kelaparan, sebab makanan yang ada di hutan habis, jadi turun gunung,” katanya.
Dugaan kawanan monyet itu kelaparan bukan tanpa alasan. Pasalnya, kebun jagung, singkong dan pepaya habis dijarah kawanan monyet itu.
“Kalau dibilang meresahkan pasti meresahkan, apalagi sudah sempat menggigit salah seorang warga,” ucapnya.
Ia pun sebelumnya sempat memberikan imbauan kepada warga setempat, agar tidak memberi makanan warung kepada monyet tersebut, karena nantinya akan terbiasa dan malah menyerang warung milik warga.
Berita Terkait
-
Shio Monyet Tanah Tahun Berapa? Ini Karakteristik, Peruntungan, dan Kecocokannya
-
Bengkel Pesawat RI di Bali Bisa Layani Perawatan Pesawat Maskapai Eropa
-
Viral Diduga Pungli Jembatan Gantung di Tasikmalaya, Padahal Dibangun KemenPU
-
Vietjet Gandeng Airbus Perkuat Rantai Pasok dan Perawatan Pesawat
-
Komnas Perempuan Desak Kemendagri Tegur Bupati Tasikmalaya Soal Jalsah Salanah Ahmadiyah
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
Terkini
-
Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri
-
17 Anak Diduga Jadi Korban Pencabulan Pemilik Warung di Karawang, Ini 5 Fakta Kasusnya
-
Kawal Kasus Kekerasan Seksual Anak, Bupati Karawang Minta Polisi Usut Tuntas
-
Tren Self-Development di Kalangan Gen Z Menguat, 93 Persen Berminat Poles Diri
-
Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun