SuaraJabar.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengevakuasi warga di tiga kampung di Desa Cidamar, Kecamatan Cidaun, ke tempat aman karena banjir merendam perkampungan setinggi paha orang dewasa, Sabtu (5/11/2022) malam. Tiga rumah dilaporkan rusak terbawa hanyut.
Sekretaris BPBD Cianjur, Rudi Wibowo mengatakan pihaknya sudah mengirim petugas ke lokasi untuk melakukan pendataan dan menyiagakan sukarelawan membantu evakuasi warga ke sejumlah titik yang dinilai aman dari jangkauan banjir yang merendam tiga kampung, yakni Jogjogan, Babakan dan Bobojong.
"Informasi yang kami dapat hujan lebat dengan intensitas tinggi sudah terjadi sejak Sabtu petang, membuat Sungai Cidamar meluap. Sebagian kecil warga melakukan evakuasi mandiri, namun masih banyak yang terjebak banjir yang datang tiba-tiba dan merendam perkampungan," kata Rudi saat dihubungi Sabtu.
Untuk itu, pihaknya meminta sekitar 30 Relawan Tangguh Bencana (Retana) dari dua kecamatan terdekat untuk lebih dulu membantu mengevakuasi warga ke tempat yang dinilai aman dari banjir karena debit air yang merendam tiga perkampungan itu.
Laporan sementara, kata dia, tiga rumah di Kampung Jogjogan terbawa derasnya banjir yang menghantam perkampungan, sedangkan rumah yang terendam di tiga kampung lebih dari 100 unit, namun pihaknya menunggu laporan dari petugas di lapangan untuk angka pastinya.
"Saat ini, kita fokuskan evakuasi warga karena hujan masih turun dan arus sungai masih deras masuk ke perkampungan warga. Kita akan mendirikan posko untuk menyalurkan bantuan," ujarnya.
Koordinator Relawan PMI Cianjur, Rahmat Pribadi, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan puluhan relawan PMI di Kecamatan Cidaun dan Sindangbarang, untuk membantu mengevakuasi warga bersama petugas dari BPBD Cianjur dan Retana serta mengirim bantuan untuk korban.
"Untuk Korps Sukarela (KSR) PMI Cianjur di kecamatan, sudah berada di lokasi untuk melakukan pendataan dan membantu mengevakuasi warga ke sejumlah titik yang dinilai aman dari banjir. Kita segera mengirim bantuan yang dibutuhkan warga korban banjir Cidaun," katanya. (Antara)
Baca Juga: Menjaga Persawahan Karawang dari Bangunan Beton di Tengah Laju Investasi
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa
-
Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar
-
Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu
-
Bermodus COD, Polisi Sita 1.241 Butir Obat Keras Ilegal di Bekasi
-
BMKG Rilis Imbauan Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Perairan Indonesia, Berlaku 14-17 September