SuaraJabar.id - Ketua DPR RI Puan Maharani mendapat sindiran menohok dari sejumlah pihak terkait keputusannya terbang ke Itaewon, Korsel untuk mengenang korban tragedi Itaewon.
Hal ini lantaran di waktu yang bersamaan masyarakat Indonesia khususnya pencinta sepak bola nasional juga mengenang 40 hari Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 suporter pada 1 Oktober 2022.
Kritik pedas pun disampaikan publik atas keputusan Puan Maharani memilih terbang ke Itaewon, Korsel untuk mengenang para korban Tragedi Itaewon.
Kritik salah satunya disampaikan oleh grup band asal Bandung, The Panturas. Lewat akun Twitter pribadinya, @thepanturas, band yang terbentuk 2015 itu menyayangkan sikap dari Puan Maharani.
"40 hari tragedi Kanjuruhan, Ketua DPR yang seharusnya berbicara paling lantang mewakili rakyat malah ke Itaewon," cuit akun @thepanturas.
Dalam cuitan berikutnya @thepanturas kemudian menyebut seharusnya staff dari Puan Maharani bisa memberikan masukan agar ketua DPD PDIP itu datang ke Malang untuk memperingati 40 hari Tragedi Kanjuruhan.
"Bu Puan, besok 40 hari Kanjuruhan, kita tabur bunga aja ke Malang yuk. Kita seharian di Malang, ikut berdoa di stadion terus abis makan siang ketemu Kapolda buat follow up kasusnya udah sampe mana. Malemnya kita ngobrol ama supporter bu. Ini bisa sedikit perbaiki citra Ibu" tambahnya.
"kan staff nya kudunya ada yang bisikin begitu ya. Masa kudu gua jadi DPR. Huft," tutup cuitan akun @thepanturas.
Cuitan dari @thepanturas ini pun mendapat banyak respon pengguna Twitter lainnya. Mereka setuju dengan cuitan dari @thepanturas.
"Masalahnya ke kanjuruhan tidak ada bobot politiknya. Kalo ke itaewon kan bisa dapet politik luar negeri dan politik kpopersnya. Masalah nyawa rakyat jelata bisa dipikirin nanti-nanti aja," sindir akun lainnya.
"Krn PDIP adl singkatan dr Partai Demokrasi Itaewon Perjuangan," sambung akun lainnya.
Berita Terkait
-
Tragedi Halloween dan Kanjuruhan Jangan Sampai Terulang, Ini Kiat Menjaga Keselamatan Saat Berada di Keramaian
-
Nyekar di Itaewon Panen Kritik, Puan Maharani Disarankan Ikut 40 Harian ke Kanjuruhan
-
Endingnya Nggak Tahan Juga, Manusia Patung Akhirnya Bergerak Gegara Lihat Cewek Ini
-
Viral! Mahasiswa Univet Sukoharjo Tunggangi Sapi Saat Wisuda, Warganet: Lebih Mahal dari Nmax
-
Dikira Anaknya Orang Susah, Publik Malah Minder Bocah Ini Ternyata Dijemput Mobil Harganya Selangit
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
DPRD Minta Pemkot Bogor Gencarkan Sosialisasi PSEL Kayumanis Usai Ditolak Emak-emak
-
Tak Hanya Bangun Rumah, Bupati Karawang Beri Modal Usaha untuk Nenek Korban Kebakaran
-
4 Rekomendasi Serum Wajah di Bawah Rp150 Ribu, Murah tapi Kualitasnya Top Bikin Auto Ganteng
-
'Nggak Ada yang Gitu-gitu', Respons Singkat Dedie Rachim Justru Tambah Kekecewaan Warga Kayumanis
-
Warga Munjul Merasa Dikelabui! Proyek PSEL Pemkot Bogor Tuai Penolakan Keras