SuaraJabar.id - Warga Cianjur yang rumahnya rusak ringan saat terjadi gempa Cianjur brkekuatan magnitudo 5.6 pada Senin (21/11/2022) bisa meninggalkan lokasi pengungsian dan pulang ke rumah.
Hal itu diungkapkan Bupati Cianjur, Herman Suherman. Menurutnya, warga yang rumahnya rusak ringan atau masih layak huni bisa kembali ke rumah atau kediamannya.
"Ada rekomendasi dari BMKG dan saya akan buat surat kepada para camat, kades, hingga RT/RW untuk yang rusak ringan, untuk kembali ke rumahnya masing-masing," kata Herman Suherman, di Pendopo Kantor Bupati Cianjur, Jawa Barat, Senin (28/11/2022).
Senin ini merupakan hari pertama Bupati Cianjur Herman Suherman memegang kendali penuh pelaksanaan tugas di lapangan untuk penanganan gempa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, termasuk pencarian dan pertolongan korban serta pengungsi.
"Walaupun hari ini saya ambil kendali tapi tetap masih dibimbing. Masih didampingi oleh BMKG, kami sambil belajar tetap dibimbing, tetap kami akan fokus walaupun sebenarnya kemarin kita tetap fokus juga. Cuma kendali ada di pusat, tapi sekarang ada pada kami," kata Bupati Cianjur.
Di hari pertama memegang kendali, Bupati Cianjur membuat surat keputusan terkait penanggulangan pascagempa bumi oleh pihaknya.
"Tadi kami buat SK dan juga nanti rapat konferensi pers oleh Forkominda. Kami libatkan Pak Kapolres, Pak Dandim, Pak Kajari, termasuk Ketua DPRD kami libatkan di dalam," kata dia.
Bupati Herman mengaku tidak merasa berat atau terbebani saat harus menjadi komando penanganan gempa bumi di Kabupaten Cianjur.
"Enggak merasa berat ya. Sekarang mulai landai, dan saya tidak sendiri, masih ada dari pusat masih lalu ada juga perangkat daerah," kata dia.
Ia menuturkan proses evakuasi pencarian korban gempa bumi masih menjadi salah satu hal prioritas dalam penanggulangan bencana di bawah komandonya.
"Kami masih fokus evakuasi, karena masih ada 11 orang (korban yang belum ditemukan). Kami juga melakukan survei dan assesment untuk rumah warga yang rusak ringan, sedang hingga berat," kata Bupati. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa
-
Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar
-
Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu
-
Bermodus COD, Polisi Sita 1.241 Butir Obat Keras Ilegal di Bekasi
-
BMKG Rilis Imbauan Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Perairan Indonesia, Berlaku 14-17 September