SuaraJabar.id - Presiden Joko Widodo meminta maaf secara terbuka kepada para warga menjelang pernikahan putra bungsunya, Kaesang Pangarep dan Erina Gudono.
Melalui channel YouTube Berita Surakarta, Presiden Jokowi menyampaikan permintaan maaf saat sedang sesi wawancara dengan para wartawan yang ditemuinya setelah rapat terakhir persiapan pernikahan Kaesang dan Erina.
Presiden Jokowi meminta maaf khususnya kepada warga Solo dan Yogyakarta yang nantinya merasa terganggu baik lalu lintas maupun keramaian yang ditimbulkan atas pelaksanaan pernikahan putra bungsunya.
“Saya ingin mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat baik yang di Jogja maupun di Solo, atas pernikahan Kaesang dan Erina. Apabila nantinya di dalam acara tersebut mengganggu perjalanan maupun lalu lintas yang ada."
"Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada semua masyarakat di Jogja dan di Solo, moga-moga tidak ada yang terganggu, namun apabila terganggu kami mohon maaf yang sebesar-besarnya,” tutur Presiden Jokowi saat melakukan wawancara bersama para wartawan, Minggu (4/12/2022).
Seperti yang dikabarkan, pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono akan diselenggarakan selama dua hari, yakni pada tanggal 10-11 Desember 2022 mendatang.
Acara akad nikah akan diselenggarakan pada Sabtu, 10 Desember 2022 di Royal Ambarrukmo, Depok, Sleman.
Sedangkan untuk acara ngunduh mantu atau tasyakuran pernikahan Kaesang dan Erina akan dilaksanakan pada Minggu, 11 Desember 2022 di Pura Mangkunegaran, Solo.
Kontributor : Rifka
Baca Juga: Kaesang Pangarep Bakal Undang 10 Netizen ke Pernikahannya, Warganet: Berat di Amplop
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
6 Fakta Wacana Pajak Kendaraan Dihapus di Jabar: Ganti Sistem Jalan Berbayar ala Dedi Mulyadi
-
Kisah Nenek Ikah di Sukabumi, Selamat dari Dentuman Mencekam Saat Hendak Salat Magrib
-
Tunduk ke Pemprov Jabar, Pemkab Bogor Pastikan Hanya Tambang Legal yang Boleh Beroperasi
-
Pajak Kendaraan Akan Dihapus? Dedi Mulyadi Wacanakan Skema Jalan Berbayar di Jabar
-
Merinding Lihat Karya APFI 2026, Bupati Bogor: Ini Lorong Sejarah Perjalanan Bangsa