SuaraJabar.id - Korban gempa Cianjur yakni keluarga Salih Muhdiar (58)dan Ai Ronasih (46) terpaksa tinggal di pangkalan ojek lantaran proyek pembangunan rumah tahan gempa Kampung dan Desa Nagrak mangkrak.
Proyek pembangunan rumah tahan gempa yang pada awalnya dijanjikan bakal rampung dalam waktu 10 hari itu terhenti lantaran ditinggal pekerja proyek. Padahal, pembangunan hunian rumah tahan gempa sempat di upload di instagram resmi Bupati Cianjur H Herman Suherman, didampingi Kepala Desa Nagrak Hendi.
Rumah tahan gempa type 36 ini rencananya akan dijadikan contoh bagi warga yang rumahnya rusak berat, karena nantinya tidak akan roboh tertimpa bangunan.
Sementra pemilik lahan sementara menetap di pangkalan ojeg ditutup terpal, karena dijanjikan 10 hari akan selesai dan bisa ditempati keluarga Salih Muhdiar (58)dan Ai Ronasih (46).
“Iya kami dijanjikan 10 hari rumah akan selesai, tapi sampai sekarang sudah lebih 10 haru belum selesai, bahkan dibiarkan begitu saja,” terang Ai Ronasih, Senin (12/11/2022).
Ai meminta Bupati Cianjur H Herman Suherman untuk merealisasikan janjinya dengan menyelesailan rumah tahan gempa, karena sudah lebih dari 10 hari.
“Saya tinggal di pangkalan ojeg, setiap malam kedinginan, tahu kondisi seperti ini mah, udah saja bikin tenda, apalagi saya punya cucu baru dua bulan,” kesalnya.
Kalau memang tidak bisa diselesaikan, Ai meminta uangnya saja dan akan membangun sendiri saja.
“Minta uangnya saja lah, kalau memang tidak bisa diselesaikan, saya akan bangun sendiri,” tegasnya.
Baca Juga: PUPR Minta Pemda Cianjur Secepatnya Tetapkan Lokasi Pembangunan Rumah Buat Korban Gempa
Sementara Kepala Desa Nagrak, Hendi tidak bisa berkomentar mengenai mangkraknya pembangunan contoh hunian tetap rumah gempa.
“Saya tidak akan berkomentar, tetapi akan segera dilaporkan keluhan warga itu,” singkatnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Dedi Mulyadi Ancam Tahan Bantuan Desa, Ini Penyebabnya!
-
Utamakan Hak Pendidikan Anak, Farhan Nekat Ambil Keputusan Berat Soal Pembangunan SDN 026
-
Sorotan Pohon Hilang di Gasibu, Dedi Mulyadi: 1 Pohon Ditebang Diganti 50 Asem Jawa
-
Viral ASN PPPK Paruh Waktu DPUTR Bandung Barat Live TikTok, Singgung Fee Proyek
-
Menhut Raja Antoni Ungkap Dukungan Prabowo untuk Percepatan Restorasi Ekosistem