Aksi "gila" Dedi semakin menjadi-jadi, dan menyebut ada transferan uang dari Robert ke warung yang selama ini diutangi oleh keluarga Undang.
Singkat cerita Dedi kemudian meminta Undang ikut dengannya ke kantor polisi. Bahkan pihak RT, RW hingga kepala desa sudah berkumpul di depan untuk ikut ke kantor polisi.
Mendengar hal tersebut seluruh keluarga ketakutan. Bahkan anak dan istri Undang menangis karena takut bapaknya dibawa ke kantor polisi.
Di saat itulah mantan Bupati Purwakarta ini mengungkap penyamarannya. Ia pun memberikan sejumlah uang untuk melunasi utang warung dan modal hidup satu bulan ke depan.
Tangis ketakutan pun seketika berubah menjadi air mata haru karena tak menyangka didatangi Dedi Mulyadi.
“Maaf saya tadi ngerjain bapak. Ini untuk melunasi warung. Jadi nanti siklusnya nggak perlu lagi utang barang, karena sudah ada modal dasar (uang tambahan), nggak usah utang lagi. Ini kan cukup untuk satu bulan ke depan,” kata Dedi.
Dedi mengungkapkan alasan bahwa ia sengaja menemui keluarga Undang, karena sejak awal dirinya sudah mengetahui bahwa keluarga mereka berbeda dengan yang lain.
“Tadi dari Kalijati lewat sini kok ada rumah pisah jauh dari rumah lain. Biasanya rumah seperti ini suka numpang di tanah orang,” katanya.
Terakhir ia berpesan agar keluarga tersebut bangkit dan tak terpuruk dalam kemiskinan. Salah satunya dengan membangun budaya bersih dan rapi di dalam dan luar rumah.
“Pesan saya satu lagi kamar dan rumah itu rapikan. Karena rapi itu bukan urusan miskin atau kaya," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan
-
Kebakaran Lahan di Ciumbuleuit Bandung Diduga Dipicu Sampah Ilegal, Farhan Dorong Penyelidikan
-
Gedor Wilayah Cicendo, Tim Gabungan Kota Bandung Eksekusi 18 Bangunan Liar demi Penataan Ruang
-
Cara Menyiapkan Dana Pensiun di Usia Produktif: Percayakan Kepada BRI DPLK
-
Tragedi KM Virgo Transport 8, Politisi PDIP Tagih Janji Menhub Tegakkan Aturan