SuaraJabar.id - Remaja asal Desa Ciburuy, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Aldi Pratama (18) diamankan pihak kepolisian usai diketahui menganiaya pacarnya sendiri.
Peristiwa itu diketahui terjadi pada 31 Desember 2022 sekitar pukul 23.30 WIB di rumah pelaku. Korban berinisial PKN (19) dihajar pacarnya sendiri karena permasalahan sepele, lalu kabur ke luar daerah.
Kasus tersebut bermula ketika korban mendapat pesan singkat lewat WhatsApp yang berisi menawarkan diri untuk menjemput korban di tempat kerjanya di daerah Buah Batu, Kota Bandung.
"Korban sempat menolak namun akhirnya pelaku mendatangi tempat kerjanya," kata Kapolres Cimahi AKBP Aldi Subartono saat gelar perkara di Mapolsek Padalarang, Bandung Barat pada Rabu (18/1/2022).
Korban pun akhirnya menuruti keinginan pacarnya. Sesampainya di daerah di Padalarang korban malah dibawa ke rumah pelaku yang berada di Kampung Sirnasari, RT 03/08, Desa Ciburuy, Kecamatan Padalarang, Bandung Barat.
Sesampainya di depan rumah, Aldi mengajak pacarnya masuk ke dalam rumah namun ditolak korban lantaran rumah tersebut dalam keadaan kosong. Korban pun berusaha untuk pulang dengan memesan ojek online.
Korban berusaha untuk menjauh dari rumah pacarnya itu namun dihalangi pelaku hingga terjadi perselisihan. Pelaku yang emosi dan sedang dibawah pengaruh minuman keras akhirnya memukul korban menggunakan tangan kosong hingga mengenai wajah hingga mengalami luka.
"Korban teriak minta tolong sehingga keluarga pelaku yang tidak jauh datang. Pelaku melarikan diri, sembunyi," ujar Aldi.
Pihak kepolisian yang mendapat informasi adanya penganiayaan terhadap pacarnya itu kemudian melakukan penyelidikan hingga akhirnya pada 10 Januari 2023 berhasil ditangkap di wilayah Cikembar, Sukabumi.
Baca Juga: Pakai Baju Transparan, Wulan Guritno Diprotes Gara-gara Diksi 'Pacar'
"Pelaku sembunyi di kos-kosan di Sukabumi. Antara pelaku dan korban hasil pemeriksaan berpacaran enam bulan," sebut Aldi.
Akibat perlakuan kasarnya itu, pelaku kini ditahan di Mapolsek Padalarang. Dia disangkakan Pasal 351 ayat 2 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.
Sementara itu pelaku mengaku saat itu sedang gelap mata dan tengah berada di bawah pengaruh minuman keras. Dia pun terbawa emosi sehingga dengan kasatr menghajar pacaranya sendiri.
"Iya habis minum (miras). Gelap mata," ucap pelaku.
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Tag
Berita Terkait
-
Jelang Hadapi Madura United, Dedi Kusnandar Berharap Para Pemain Persib Bandung Lupakan Catatan Manis, Jadikan Setiap Laga Seperti Final
-
Kerenya Ferry Irawan, Bayar Taksi Online Aja Minta Bayarin Venna Melinda
-
Pilar Penting Luis Milla Mendadak Ucapkan Terimakasih, Bobotoh Tak Rela, Naturalisasi Shin Tae yong Dibidik PSS Sleman
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 7 Sepatu Nike Tanpa Tali yang Praktis dan Super Nyaman untuk Lansia
Pilihan
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
-
Harga Kripto Naik Turun, COIN Pilih Parkir Dana IPO Rp220 Miliar di Deposito dan Giro
Terkini
-
Dilema Perut vs Aturan di Pongkor: ESDM Akui Marak Tambang Emas Ilegal di Bogor
-
Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 17 Kurikulum Merdeka: Panduan Lengkap Identifikasi SDA
-
Baru Kumpul Tahun Baru, Keluarga Pramugari Esther Aprilita di Bogor Masih Berharap Mukjizat
-
Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 205: Bedah Tuntas Dampak Monopoli Perdagangan
-
Bau Amis Dugaan 'Beking' Aparat di Tambang Emas Ilegal Gunung Guruh Tercium Kejagung