SuaraJabar.id - Lima pasar tradisional di Kota Bandung, Jawa Barat, ditunjuk untuk mendapatkan pasokan minyak goreng MinyaKita dari Kementerian Perdagangan (Kemendag).
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung Elly Wasliah mengatakan sebelumnya hanya tiga pasar yang ditunjuk yakni Pasar Kosambi, Pasar Kiaracondong, dan Pasar Sederhana. Namun kini bertambah dua pasar yakni Pasar Baru dan Pasar Andir.
"Penunjukan pasar itu dari Kemendag, tapi peraturan teknis di Disdagin Kota Bandung dan Disperindag Jawa Barat, supaya tidak cepat habis sekaligus jadi kami atur," kata Elly di Bandung, Senin (20/2/2023).
Dia menjelaskan, sebanyak 1.640 karton MinyaKita disalurkan untuk Kota Bandung, khususnya ke lima pasar itu. Satu karton berisi 12 liter MinyaKita.
Untuk satu pasar, menurutnya MinyaKita disalurkan ke 20 pedagang. Setiap pedagang mendapat 5 karton. "Itu per minggu, nanti ini dialokasikan kurang lebih 6 minggu, sehingga ini setiap minggu akan berjalan terus," kata Elly.
Di Pasar Sederhana, Pasar Kiaracondong, dan Pasar Kosambi, menurutnya ada 20 pasar yang menerima stok tersebut. Sedangkan Pasar Baru dan Pasar Andir, penyalurannya disesuaikan karena jumlahnya tidak mencapai 20 pedagang.
Dia meminta para pedagang yang telah mendapat stok MinyaKita untuk menjual dengan harga yang telah ditetapkan. Apabila ada pedagang yang menjual di atas harga Rp14 ribu per liter, akan dikenai sanksi.
"Yang jelas perlu saya tegaskan stok minyak goreng di Kota Bandung, baik curah atau premium, itu aman. Hanya stok MinyaKita yang agak berkurang, jangan salah persepsi ya," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bertahun-tahun Bungkam, Aksi Bejat Ayah Cabuli Anak Kandung dari SD-SMA di Sukabumi Terbongkar
-
Pengungkapan 1,3 Ton Ketamine di Natuna, Komisi III Dorong Penerapan TPPU
-
Pedagang Menjerit! Harga Ayam di Pasar Surade Sukabumi Terus Melambung
-
Mengendus Rekayasa Hukum Lahan Kencana Bogor, Kuasa Hukum Ujang Minta Gelar Perkara Khusus
-
BPBD Kota Cirebon Salurkan 90 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan