SuaraJabar.id - Pasca seorang guru honorer di Cirebon, Jawa Barat kehilangan pekerjaan usai mengkritik Ridwan Kamil menggunakan kata Maneh yang dianggap tidak sopan. Beredar cuit lawas Ridwan Kamil di laman sosial media Twitter juga menggunakan kata Maneh.
Pada 30 Desember 2010, Ridwan Kamil yang saat itu belum menjadi pejabat publik menuliskan kata Maneh pada cuitan akun Twitter miliknya @ridwankamil.
"Maneh mah lagu bintang kecil ge mewek :) RT@dicksae: Kemarin,bari sesenggukan.lebay. :D Re: Kapan terakhir kamu menyanyikan Indonesia Raya?" cuit akun Twitter Ridwan Kamil.
Cuitan ini kembali viral di Twitter setelah diunggah sejumlah akun. Cuitan ini pun kembali ramai dikomentari para netizen.
Sejumlah netizen kemudian menuliskan bahwa Ridwan Kamil juga pernah menggunakan kata Maneh dan itu tidak sopan.
"Tidak pantas seorang gubernur spt itu," tulis salah satu aku Twitter.
"Jejak digital memang kejam," sambung akun lainnya.
Namun ada juga netizen yang menyebut cuitan lawas Ridwan Kamil itu sebagai hal wajar karena posisinya sebagai orang yang lebih dituakan.
"Itu lazim jeung, seperti guru ke muridnya, ari maneh dibejaan hese pisan......kamu itu dikasih tahu ngeyel sekali. Tetapi kalau dibalik murid menggunakannya ke guru, itu tdk sopan sama sekali. Ini bagaimana menempatkan penggunaannya, sesuai atau tidak," jelas salah satu akun Twitter.
Kasus Guru Honorer Dipecat
Sebelumnya, Muhammad Sabil Fadhilah telan pil pahit usai dipecat dari pekerjaannya sebagai seorang guru honorer SMK Telkom Sekar Kemuning di Cirebon, Jawa Barat.
Sabil kehilangan pekerjaan usai menuliskan kritik kepada Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil di Instagram.
Menurut penjelasannya, ia memang benar kehilangan pekerjaan dikarenakan komentarnya di akun Instagram orang nomor satu di Jawa Barat tersebut.
"Saya memang sudah dipecat, tapi di sini (surat) bertuliskan pengakhiran hubungan kerja, ini dikarenakan komentar saya di IG Gubernur Ridwan Kamil," kata Muhammad Sabil Fadhilah seperti dikutip dari Antara.
Dalam kritiknya di postingan akun Ridwan Kamil, Sabil dianggap memakai kata tidak sopan dalam bahasa Sunda, Maneh.
Tag
Berita Terkait
-
Guru Sabil Fadilah Pernah Foto Bareng Ridwan Kamil Sebelum Gaduh Dipecat, Netizen: Plot Twist Mungkin Sengaja Dibuat untuk Menuju 2024
-
7 Fakta Guru Honorer Dipecat Usai Kritik Ridwan Kamil, Gegara Sebut 'Maneh'?
-
Buka Suara Soal Guru Honorer Dipecat, Publik Soroti Cara Ridwan Kamil Pinned Komentar di IG
-
Jas Kuning Ridwan Kamil, Kata 'Maneh' yang Berujung Pemecatan Guru Honorer di Cirebon
-
Sebelum Dipecat karena Mengkritik, Guru di Cirebon Ternyata Relawan Ridwan Kamil di Pilgub Jabar
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Dipicu Semak Kering dan Angin, Lahan Perbukitan Desa Pasirbaru Cisolok Hangus Terbakar
-
Sikapi Polemik Sayembara Begal Dedi Mulyadi, Menko Yusril Minta Polda Jabar Gencarkan Patroli
-
Bukan Pakai APBD, KDM Pastikan Uang Sayembara Begal Rp10 Juta Murni dari Kocek Pribadi
-
Undang Wapres Hingga Dedi Mulyadi, Festival Merah Putih Kota Bogor Siap Digelar 9 Agustus
-
Mencekam! Buaya Situ Habibi Sukabumi Terekam Menerkam Anak Sapi di Depan Wisatawan