SuaraJabar.id - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa menyatakan meski pembangunan Masjid Raya Islamic Centre di Jalan Dukuh Kupang Kota Surabaya belum 100 persen rampung, namun sudah bisa digunakan untuk beribadah saat Ramadhan.
"Pada dasarnya sebagai tempat ibadah Masjid Islamic Center siap difungsikan. Sambil jalan kami penuhi kekurangan pembangunannya, seperti air mancur bisa digarap sebelum Maret," ujar Khofifah, Minggu (19/3/2023) dikutip dari Antara.
Menurut dia, Provinsi Jatim secara kualifikasi ternyata memang belum memiliki masjid raya. Sebetulnya, kata dia, di lingkungan Gedung Islamic Centre ini sudah ada masjid yang berlokasi di belakang.
"Tapi saya minta agar bangunan masjid seimbang dengan gedung Islamic Centre-nya," kata Khofifah. Untuk itu Gubernur Khofifah mengajak masyarakat untuk memakmurkan masjid ini, khususnya di bulan Ramadhan nanti.
"Selamat menyambut datangnya bulan Ramadhan. Semoga puasa dan ibadah taraweh-nya makin khusyuk. Mudah-mudahan ibadah kita dilancarkan oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala," ujarnya.
Masjid Raya Islamic Centre yang berdiri di lahan seluas 6.406 meter persegi diresmikan Gubernur Khofifah pada Sabtu (18/3/2023). Luas bangunan masjid tersebut mencapai 5.800 meter persegi.
Masjid itu berkapasitas 3.630 jamaah. Untuk lantai satu dengan kapasitas 1.584 jamaah dan lantai dua menampung 1.046 jamaah. Sedangkan sisanya di halaman masjid yang bisa menampung hingga mencapai 1.000 jamaah.
Pembangunan masjid menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Jatim senilai Rp52,7 miliar. Pembangunan diawali dengan penentuan konsep desain pada tahun 2020 dan dilanjutkan perencanaan pada 2021. Sedangkan pembangunan fisik dimulai pada September 2022.
Bangunan Masjid Raya Islamic tersebut didesain oleh arsitek yang juga Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.
Fasad atau muka bangunan masjid mengandung beberapa makna yakni untuk bentuk fasad miring membuka ke atas sebagai perumpamaan tangan yang terbuka menengadah memanjatkan doa. Kemudian fasad kotak-kotak (waffle) dengan nama-nama kabupaten/kota se-Jatim pada modul berbagai warna yang disusun acak sebagai representasi kebersamaan dalam keberagaman.
Fasad waffle juga berfungsi sebagai kulit kedua untuk mengurangi intensitas panas matahari, membantu menurunkan beban pendingin buatan. Sedangkan mihrab terbuka menghadap kiblat dan taman (alam) dengan satu titik fokus mengingatkan pada kebesaran dan ke-Esa-an Allah Subhanahu Wa Ta'ala.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer
-
Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan
-
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan
-
KPK Periksa Bupati Bogor soal Dugaan Korupsi di Lingkungan Pemkab
-
BRI Perkuat Inklusi Keuangan UMKM Lewat Empat Penghargaan Pada 2026