SuaraJabar.id - Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan mengajak Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar (BPPKB) Banten menjaga kondusivitas wilayah dan mengawal pembangunan di Kabupaten Bogor. Ia juga meminta BPPKB Banten membangun sinergitas dan komunikasi yang baik dengan Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Bogor.
Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri pengukuhan pengurus BPPKB Banten DPC Kabupaten Bogor dan pengukuhan KSB se-Kabupaten Bogor, di Sentul International Circuit, Kabupaten Bogor, Minggu (21/5/2023).
Iwan mengapresiasi kepada BPPKB Banten yang selama ini sudah bersinergi dengan Pemdakab Bogor. Karena pihaknya tidak mungkin sendirian membangun Kabupaten Bogor. Ia mengatakan, butuh kolaborasi dari semua pihak, salah satunya dengan BPPKB Banten.
“Saya mengajak BPPKB Banten untuk menjaga kondusivitas wilayah, mengawal pembangunan, terlebih menjelang tahun politik 2024. Insyaallah dengan dibangunnya sinergi komunikasi dan sinergi bersama Pemkab Bogor, BPPKB Banten akan lebih besar,” katanya.
Iwan menambahkan, Pemdakab Bogor senantiasa mendukung kegiatan yang akan dilaksanakan oleh BPPKB Banten ke depan. Pihaknya sudah perintahkan Kepala Bakesbangpol Kabupaten Bogor untuk memfasilitasi, membangun komunikasi dengan BPPKB Banten.
“Semoga di bawah kepemimpinan Abah Uwoh, BPPKB Banten bisa lebih besar, dan bisa memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Bogor,” ucapnya.
Turut hadir perwakilan Forkopimda Kabupaten Bogor, Ketua Umum BPPKB Banten DPP Pusat, Ketua BPPKB Banten DPD Jawa Barat, Ketua BPPKB Banten DPC Kabupaten Bogor, Wakil Bupati Bogor periode 2009-2013, H. Karyawan Faturahman, Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Kepala Bakesbangpol Kabupaten Bogor, jajaran Ketua PAC, pengurus dan anggota DPC BPPKB Banten Kabupaten Bogor.
Berita Terkait
-
Stadion Pakansari Alami Kerusakan usai Laga Persib Bandung vs Persis Solo, Pemkab Bogor Minta Ganti Rugi
-
Pemkab Bogor Maunya Apa? Beberapa Rekomendasi DPRD Tak Dijalankan
-
Plt Bupati Bogor, Dulu Ngaku Berani Injak Al quran, Sekarang Bilang Khilaf
-
Kampung Susun Bayam Diresmikan Anies Belum Juga Bisa Dihuni, Begini Alasan Jakpro
-
Warga Bakal Tinggal di Tenda Sampai KSB Bisa Dihuni, Wali Kota Jakut: Mereka Sebenarnya Ada Kontrakan
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
3 Terobosan Pajak Kendaraan Ala Dedi Mulyadi di Jawa Barat yang Bikin Warga Senyum Lebar
-
Gak Perlu KTP Pemilik Pertama, Kini Dedi Mulyadi Usul Bayar Balik Nama Disubsidi
-
Heboh Bayi Hampir Tertukar di RSHS, Ini Peringatan dari Sekda Jabar
-
Tipu Korban Rp2 Miliar Pakai Cek Kosong, Berkas Rio Delgado Hassan Resmi Dilimpahkan ke Kejati Jabar
-
Pabrik di Tangerang Klarifikasi Isu Pencemaran: Ada Dugaan Pemerasan?