SuaraJabar.id - Seorang ayah di Sukabumi dengan inisial ER (34) terpaksa telan pil pahit di hari ulang tahunnya gegera ulahnya sendiri. ER kelahiran 28 Agustus 1989 pada Senin (28/8) ditangkap polisi karena melakukan penganiayaan kepada anak kandung.
ER berstatus terduga pelaku penganiyaan terhadap anak kandung di Kecamatan Cidolog, Kabupeten Sukabumi, ia telah diamankan di Polres Sukabumi.
Mengutip dari laporan Sukabumiupdate--jaringan Suara.com, ER tiba di Polres Sukabumi sekitar pukul 12.40 WIB, menggunakan sweater berwarna hitam, celana levis biru dengan tangan diborgol.
Sebelumnya, viral video berdurasi 1 menit 22 detik yang memperlihatkan aksi sadis ER kepada anak perempuan di Sukabumi, Jawa Barat.
Di video itu, si anak perempuan menangis tersedu-sedu sedangkan ER yang juga ayah kandung merekam aksinya memaki korban dengan kata-kata kasar. ER geram karena korban kerap meminta uang jajan.
Tak hanya memaki, adegan selanjutnya dalam video itu sungguh miris. Si ayah melepaskan tendangan sebanyak dua kali kepada korban.
Tendangan pertama mendarat telak di wajah korban hingga ia terjengkang. Tak puas, ER kemudian menendang lagi dan mengarah ke kaki anak perempuanya itu.
Korban yang masih menahan sakit langsung berdiri dan memeluk kakak perempunnya di kursi. Tampak kakak korban sangat trauma melihat aksi sadis sang ayah.
Saat ini, kondisi anak korban penganiayaan ayah kandung kini dirawat oleh kakak ER atau Uwak korban. Sejumlah pihak juga disebutnya sudah datang untuk memeriksa kondisi kesehatan korban.
Baca Juga: Bejatnya Ayah di Sukabumi Siksa Anak Kandung Sendiri
Dari keterangan pelaku, ER mengaku kesal terhadap anaknya sendiri yang meminta uang jajan berkali-kali, dan ia juga marah kepada istrinya yang tidak pernah memberi kabar dan mengirimkan uang selama 1 tahun.
Pelaku menduga isterinya selingkuh di tempat kerja. Istri ER diketahui bekerja sebagai TKW di Arab Saudi.
Berita Terkait
-
Geger Mayat Perempuan Berlumuran Darah di Pinggir Rel Tasikmalaya, Ditemukan Benda Ini di Sekitar Korban
-
Bejatnya Ayah di Sukabumi Siksa Anak Kandung Sendiri
-
Keji! Seorang Ayah di Sukabumi Siksa Anak Kandung Hanya Gegara Minta Uang Jajan
-
Blak-blakan Terdakwa Kasus Pencabulan Anak Kandung di Agam yang Divonis Bebas Pengadilan: Demi Allah, Itu Murni Fitnah!
-
Viral Pasangan Lesbi di Malaysia Aniaya Anak Kandung hingga Menangis dan Meringis Kesakitan
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
BRILink Agen Hadir, Danantara Buka Akses Ekonomi hingga Pelosok
-
Dedi Mulyadi Ancam Tahan Bantuan Desa, Ini Penyebabnya!
-
Utamakan Hak Pendidikan Anak, Farhan Nekat Ambil Keputusan Berat Soal Pembangunan SDN 026
-
Sorotan Pohon Hilang di Gasibu, Dedi Mulyadi: 1 Pohon Ditebang Diganti 50 Asem Jawa
-
Viral ASN PPPK Paruh Waktu DPUTR Bandung Barat Live TikTok, Singgung Fee Proyek