SuaraJabar.id - Sebuah video mengenai organisasi masyarakat (ormas) yang bentrok viral di media sosial. Kejadian tersebut berlangsung di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Kabarnya bentrok sempat reda di Setu namun berlanjut di wilayah Bantargebang. Salah satu akun Twitter (media sosial X) yang mengungkap video viral bentrok ormas adalah @Pai_C1.
Akun @bekasi.terkini juga mengunggahnya melalui Instagram. Awalnya kelompok ormas terlibat bentrok di pertigaan dekat Polsek Setu Bekasi pada Rabu (20/09/2023) sore. Kabar terbaru menyebut bahwa bentrokan meluas hingga melibatkan 3 ormas. Video menampilkan puluhan orang anggota ormas yang berteriak. Beberapa di antara mereka membawa kayu sebagai alat pukul.
Postingan memperlihatkan seorang anggota ormas yang terjatuh karena berlari menghindari sekelompok orang. Pria yang terjatuh itu lantas dipukuli oleh massa yang mengamuk. "Woy majuin, majuin!" teriak seseorang di dalam video. "Wah, padahal di situ Koramil," ungkap pria lain.
Massa nampak membawa papan, kayu, bambu hingga melempar batu ke ormas lain. Sejauh ini polisi sudah mengamankan 39 orang di Polres Metro Bekasi Kota. Puluhan orang itu masih dalam tahap pemeriksaan. Satu orang tewas akibat bentrok tersebut. Berdasarkan informasi dari kepolisian, insiden ini berawal saat debt collector perusahaan leasing menarik kendaraan kreditur.
Debt collector ini merupakan salah satu anggota ormas. Sementara pemegang unit kendaraan memanggil temannya dari dua ormas lain. Postingan video viral bentrokan ormas di Setu, Bekasi mendapat beragam komentar dari netizen.
"Harusnya mereka dimasukkan ke stadion terus ditutup rapat. Biar pada berantem di dalam," kata @mu**dj*r.
"Duh merepotkan masyarakat saja," ungkap @ri**guk.
"Beban negara, beban daerah, beban lingkungan dan beban keluarga khususnya," pendapat @ac**ad**ez.
Baca Juga: Satu Orang Tewas Akibat Bentrok Ormas di Bantargebang Bekasi, 39 Orang Ditangkap Polisi
"Kenapa harus bawa ormas? Nggak bisa duel aja itu 1 lawan 1 main catur? (emoticon tertawa)," celetuk @rik**st. Postingan video viral bisa dilihat melalui LINK INI.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Isak Tangis Ibu Kandung NS di Sukabumi: Minta Keadilan atas Kematian Tragis Anaknya
-
5 Poin Penting Ibu Tiri NS di Sukabumi Bantah Keras Tuduhan Kekerasan
-
Kabupaten Bogor Kembali Raih Opini WTP: Bukti Nyata Transparansi di Bawah Kepemimpinan Rudy-Ade
-
Ibu Tiri di Sukabumi Bantah Tuduhan: NS Meninggal Karena Sakit, Bukan Kekerasan
-
13 Gadis Jawa Barat Terjebak TPPO: Gaji Menggiurkan Berujung Neraka Eksploitasi