SuaraJabar.id - Seorang warga negara asing (WNA) asal Amerika Serikat bernama Arthur Weigh Welohr (ALW) melakukan aksi pembunuhan di Dusun Randegan I, Desa Raharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Jawa Barat.
ALW membunuh ayah mertuanya yang bernama Agus Sopiah. Aksi sadis bule Amerika itu dilakukan di dekat kandang domba pada siang bolong pada Minggu (24/9).
Agus Sopiah tewas mengenaskan setelah menantunya itu menebas lehernya dengan senjata tajam. Aksi pembunuhan ini dilakukan bule Amerika itu terjadi pada pukul 11:00 WIB.
Dari unggahan akun Instagram @fakta.berita, terlihat tampang bule Amerika yang tegas membunuh mertuanya itu.
Dalam video yang beredar si bule Amerika itu tampak digiring sejumlah aparat kepolisian.
Tersangka terlihat tak berkutik saat kedua tangannya diborgol dan digiring aparat kepolisian.
Sementara itu, dikutip dari HarapanRakyat.com--jaringan Suara.com, dari hasil pemeriksaan Polres Banjar, peristiwa pembunuhan ini berawal cekcok permasalahan keluarga antara AW dengan istrinya.
Tersangka AW kemudian mendatangi rumah korban, karena menyangka istrinya berada di tempat mertuanya tersebut.
Namun setelah di rumah korban (AP), tersangka tidak menemukan istrinya. Akan tetapi tersangka mendapati korban sedang berada di belakang rumah.
Baca Juga: Profil Arthur Welohr: Bule Amerika yang Tusuk-Bunuh Mertua di Banjar, Apa Motifnya?
Seketika itu, tersangka kemudian langsung mendatangi korban (mertuanya), yang ada di belakang rumah (kebun).
“AW pun langsung melakukan penusukan beberapa kali di leher korban,” terang asat Reskrim AKP Ali Jupri.
Lebih lanjut Kasat Reskrim Polres Kota Banjar mengatakan, sebelum tragedi penusukan dan pembunuhan, tersangka AW, pada 15 September 2023, juga melakukan tindak pidana pengrusakan di rumah korban. Namun saat itu, pihaknya sudah melakukan mediasi.
Pihaknya juga memproses hukum laporan pengrusakan yang korban (mertuanya) laporkan. Petugas pada hari Jumat kemarin juga sudah memanggil AW, terkait perkara tersebut dan yang bersangkutan hadir.
“Pemanggilan tersebut, untuk pemeriksaan perkara pengrusakan dan yang bersangkutan hadir. Setelah itu Jumat sore kami juga sudah lakukan gelar perkara untuk penyidikan,” katanya.
Berita Terkait
-
Profil Arthur Welohr: Bule Amerika yang Tusuk-Bunuh Mertua di Banjar, Apa Motifnya?
-
Tak Paham Bahasa dan Adat, Warga AS Arthur Leigh Welohr Tusuk Mertuanya di Kota Banjar
-
Sadis! Ngamuk Diduga Gegara Tak Dibela Istri, Bule Amrik Bunuh Mertua: Arthur Tusuk Leher Agus Bertubi-tubi
-
Usai Habisi Korbannya, Perampok di Tulang Bawang Buang Jasad Korban ke Dalam Sumur
-
Tak Hanya Imam Masykur, Komnas HAM Temukan 5 Orang Diduga Korban Penyiksaan Praka Riswandi Cs
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki
-
Kabar Terbaru Jalur Selatan Garut, Buka Tutup Jalan di Bungbulang Usai Tertimbun Longsor
-
Kisah di Balik Literasi Senja: Dari Eksperimen Sederhana Menjadi Fondasi Peradaban Kota Cirebon
-
Fundamental Kokoh, BRI Optimistis Tumbuh dengan Dividen Rp52,1 Triliun
-
Ritual di Gunung Padang Ingatkan Manusia Berhenti Eksploitasi Bumi