SuaraJabar.id - Aksi seorang anggota TNI dengan pangkat Prajurit Dua (Prada) yang nekat menguliti harimau pajangan milik komandan menjadi viral belum lama ini. Tanpa motif tersendiri, aksi ini diduga ia lakukan karena iseng semata.
Rekaman video anggota TNI yang nekat kuliti harimau pajangan milik komandan ini menjadi viral di Instagram pertama kali usai diunggah oleh akun @kabarnegri pada Senin (25/9/2023) lalu.
"Oknum anggota TNI pangkat Prajurit Dua (Prada) dari kesatuan Den Jasa menguliti pajangan harimau milik komandannya sendiri" tulis keterangan video.
Dalam video tersebut, seorang anggota TNI berpangkat Prada ini ditangkap ketika sedang mengendarai mobil. Dirinya pun nampak tertunduk dan tidak mengelak dari tuduhan tersebut.
Menjawab pertanyaan dari anggota TNI yang berhasil menangkapnya, pelaku mengaku tidak memiliki alasan khusus ketika memutuskan untuk menguliti harimau pajangan ini.
Bersama dengan pelaku, terlihat juga sejumlah potongan kulit harimau pajangan. Dalam video juga diperlihatkan tampilan harimau pajangan yang nyaris seluruh bagian tubuhnya telah dikuliti.
Tidak membantah bahwa dirinya adalah pelaku yang menguliti harimau tersebut, anggota TNI ini disebut-sebut akan mendapat hukuman yang lebih ringan.
"Yang penting kan kamu udah ngaku, kalau udah ngaku ringan, kalau belum ngaku ya pasti banyak yang hajar" ujar salah satu oknum anggota.
Kini anggota TNI yang nekat kuliti harimau pajangan milik komandannya ini sudah ditangani oleh pihak terkait. Di sisi lain, usai viral, video tersebut sudah mendapat ribuan likes dan komentar dari netizen yang geleng-geleng melihat kasus tersebut.
Baca Juga: Nilai Ujian Semesternya Jelek, Guru MA Yasua Pilangwetan Demak Dibacok Siswa
Berita Terkait
-
Mesum di Depan Rumah Warga, Bule Italia Dideportasi dari Bali
-
Viral Pegawai Puskesmas Senam Saat Pasien Antre, Tuai Pro dan Kontra
-
3 Cara Nonton Video Viral Yandex di Chrome Kualitas HD dan No Sensor
-
Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Dicap Sombong saat Diajak Kenalan Selebgram Korea: Berdiri Dong
-
Viral Siswa Bacok Guru di Demak Gegara Dapat Nilai Jelek, Publik Geram Usai Lihat Kondisi Guru
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Isak Tangis Ibu Kandung NS di Sukabumi: Minta Keadilan atas Kematian Tragis Anaknya
-
5 Poin Penting Ibu Tiri NS di Sukabumi Bantah Keras Tuduhan Kekerasan
-
Kabupaten Bogor Kembali Raih Opini WTP: Bukti Nyata Transparansi di Bawah Kepemimpinan Rudy-Ade
-
Ibu Tiri di Sukabumi Bantah Tuduhan: NS Meninggal Karena Sakit, Bukan Kekerasan
-
13 Gadis Jawa Barat Terjebak TPPO: Gaji Menggiurkan Berujung Neraka Eksploitasi