SuaraJabar.id - Penjabat (Pj) Wali Kota Cimahi, Dikdik Suratno Nugrahawan menegaskan istilah pencopotan yang dialamtkan kepada dirinya seperti yang ramai diberitakan.
Dikdik mengatakan dari yang ia dengar Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tito Karnavian menyatakan bahwa dirinya diganti dengan Pj lainnya bukan dicopot. Apalagi masa jabatannya sebagai Pj Wali Kota Cimahi akan berakhir pada 22 Oktober mendatang.
"Saya luruskan ada pemberitaan bahwa Pj Wali Kota dicopot dari jabatannya, ini sesuatu hal yang tidak disampaikan oleh Pak Mendagri. Beliau adalah mengganti saya dengan penjabat yang lain, dengan sosok yang lain," kata Dikdik di Pemkot Cimahi, Selasa (10/10/2023).
Dikdik mengatakan, meski sudah ada pernyataan dirinya diganti namun hingga kini masih menjalankan tugasnya sebagai Pj Wali Kota Cimahi. Namun Dikdik mengaku hingga kini belum menerima surat resmi dari Kemendagri RI.
Seperti yang terpantau pagi ini dimana dia menjadi pembina apel pagi yang dihadiri para Tenaga Harian Lepas (TH) di lapangan apel Pemkot Cimahi.
"Sampai saat ini saya belum menerima surat pemberitahuan apapun dari Mendagri, mungkin beberapa hari ke depan itu bisa diterima. Sampai hari ini kapan waktunya belum saya terima pemberitahuannya," ucap Dikdik.
Meski posisinya digantikan sosok lain, Dikdik mengaku legowo dan menerima keputusan Mendagri Tito Karnavian. Dikdik menegaskan tidak akan melakukan upaya pembelaan dan sebagainya dengan keputusan tersebut.
Sebab pada prinsipnya, kata dia, Pemkot Cimahi akan mengikuti keputusan dari pemerintah pusat. Termasuk penunjukan Pj yang memang menjadi kewenangan dari Kemendagri berdasarkan usulan yang masuk. Dirinya akan patuh sebagai abdi negara.
"Pembelaan dalam gugatan balik saya kira itu bukan kata yang pantas bagi saya selaku ASN karena pada dasarnya yang kami lakukan sebagai ASN dalam rangka pelaksnaaan tugas sebagai abdi masyatakat abdi negara," ujar dia.
Baca Juga: Profil Dikdik Suratno Nugrahawan, Pj Wali Kota Cimahi Dicopot Mendagri Buntut Inflasi Tinggi
Dikdik menegaskan meski nantinya tidak menjabat lagi sebagai Pj Wali Kota, dirinya akan tetap berkomitmen memberikan kinerja optimal untuk Kota Cimahi. Dia pun mengapresiasi kinerja para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Cimahi dalam dalam setahun ini sudah membantunya untuk membangun Kota Cimahi.
"Dan kepada masyarakat, saya sampaikan terima kasih. Yakinlah apapun yang sudah menjadi keputusan pemerintah pusat mudah-mudahan bisa membawa kebaikan untuk kita semua," imbuh Dikdik.
Seperti diketahui, Mendagri RI Tito Karnavian menyatakan mengganti Pj Wali Kota Cimahi dengan sosok lain karena Dikdik dinilai tidak mampu mengendalikan laju inflasi di Kota Cimahi.
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Berita Terkait
-
Profil Dikdik Suratno Nugrahawan, Pj Wali Kota Cimahi Dicopot Mendagri Buntut Inflasi Tinggi
-
Dicopot Tito Karnavian Gegara Inflasi Tinggi, Pj Wali Kota Cimahi Beri Resppon Tak Terduga
-
Namanya Ikut Disebut Ayah Mirna, ini Profil dan Biodata Eks Kapolri Tito Karnavian
-
Pemerintah Bagi-bagi Rice Cooker Gratis saat Mendagri Ajak Masyarakat Tinggalkan Beras
-
Akun Instagram Mendagri Tito Karnavian Mendadak Diserang Usai Ayah Mirna Catut Namanya
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
6 Fakta Tuntutan Mati Terdakwa Ririn, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu
-
Habisi Satu Keluarga Termasuk Bayi 8 Bulan di Indramayu, Terdakwa Ririn Dituntut Hukuman Mati
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes
-
Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video
-
Mahasiswa Bandung Demo Kritik MBG dan Ekonomi, Dedi Mulyadi: Enggak Ada Problem, Sudah Biasa