SuaraJabar.id - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah membuka pendaftaran untuk program Pertukaran Mahasiswa Merdeka 4 Semester Genap 2024.
Pertukaran Mahasiswa Merdeka adalah pertukaran mahasiswa selama satu semester dari satu klaster daerah ke klaster daerah lainnya yang memberikan pengalaman kebinekaan dan sistem alih kredit.
Program ini bisa diikuti oleh mahasiswa aktif semester 3, 5, atau 7 dengan IPK minimal 2,8 dari perguruan tinggi negeri maupun swasta di bawah Kemendikbudristek.
Pertukaran Mahasiswa Merdeka 4 ini menyediakan 15.505 kuota untuk mahasiswa. Mahasiswa terpilih akan mendapatkan kesempatan untuk mengikuti mekanisme pertukaran akademik ke akademik dan vokasi ke vokasi, serta dari PTN ke PTS maupun sebaliknya.
Pada pelaksanaannya, benefit yang akan diperoleh mahasiswa terpilih mulai dari mendapat pengakuan belajar hingga mencapai 20 satuan kredit semester (SKS) sampai bantuan biaya hidup serta dana transportasi pesawat pulang-pergi
Dikutip dari laman kampusmerdeka.kemdikbud.go.id, berikut syarat bagi mahasiswa yang hendak mengikuti program Pertukaran Mahasiswa Merdeka 4!
Syarat Pertukaran Mahasiswa Merdeka 4
- Mahasiswa aktif D3, D4, atau S1 yang terdaftar di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti)
- Minimal semester 3 saat pendaftaran berlangsung
- Perguruan tinggi di bawah Kemendikbudristek
- Warga Negara Indonesia yang memiliki NIK, dibuktikan dengan scan dokumen kependudukan seperti KTP atau Surat Keterangan Domisili
- IPK minimal 2,8 dari skala 4, dibuktikan dengan transkrip akademik
- Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) mahasiswa secara digital di laman PMM
- Akun rekening Bank Mandiri aktif (atau BSI bagi mahasiswa Provinsi Aceh), dibuktikan dengan hasil scan buku tabungan atas nama mahasiswa pendaftar
- Asuransi kesehatan, dibuktikan dengan bukti kepemilikan akun BPJS Kesehatan atau asuransi kesehatan lainnya yang aktif
Untuk alur pendaftaran program Pertukaran Mahasiswa Merdeka 4 ini berlangsung mulai dari tahap pendaftaran pada akhir Oktober 2023 sampai dengan pengumuman dan administrasi mahasiswa pada Desember 2023.
Mahasiswa yang terpilih akan mengikuti program Pertukaran Mahasiswa Merdeka mulai dari awal Januari 2024 – Agustus 2024.
Baca Juga: Tertarik Kuliah Gratis S1 di Korea Selatan? Beasiswa SeoulTech Solusinya
Untuk informasi selengkapnya tentang Pertukaran Mahasiswa Merdeka 4 dapat diakses di laman https://pmm.kampusmerdeka.kemdikbud.go.id/. Semoga berhasil!
Berita Terkait
-
Tertarik Kuliah Gratis S1 di Korea Selatan? Beasiswa SeoulTech Solusinya
-
7 Culture Shock Mahasiswa Baru di Australia, Pemburu Beasiswa Wajib Nyimak!
-
Beasiswa S3 University of Warwick, Tunjangan Penelitian hingga Rp96 Juta
-
Beasiswa S1 di Sogang University, Korea Selatan: Tanpa Batasan Usia
-
Tempuh Pendidikan Tanpa Biaya dengan Beasiswa, Ini Langkah Jitu untuk Mendapatkannya
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Siapa Ece Andi? Penjual Cilok Pelabuhanratu yang Viral Karena 'Mirip' Lionel Messi
-
Dedi Kusnandar: Persib Bandung Siap Hadapi Persija di Semifinal Piala Presiden 2026
-
Buntut Sidak Jalan Suryakencana, Wawali Jenal Mutaqin Evaluasi Bagi Hasil Juru Parkir
-
Penebangan Pohon di Jalan Riau Bandung Naik Kelas ke Pidana Berat, Gakkum KLH Turun Tangan
-
Rp11,3 Triliun Digelontorkan, BNPP Fokus Benahi Empat Masalah Besar Kawasan Perbatasan RI