"Jabar adalah lumbung suara penting yang mesti direbut jika ingin menang pilpres," kata Adi.
Hal itu tidak mengherankan, karena provinsi Jawa Barat dengan jumlah pemilih terbanyak, jadi lumbung bgai kontestan Pemilu. Adi melanjutkan, menang di Jabar bisa menutup kekalahan di wilayah lain yang jumlah pemilihnya tidak signifikan.
Sementara itu, pakar komunikasi politik Universitas Airlangga Surabaya Dr. Suko Widodo, menyebut secara gamblang jika Ridwan Kamil sangat populer di media sosial. Sehingga hal itu adalah senjata yang nyata adanya ampuh dan bisa berpengaruh besar terhadap netizen.
"Ridwan Kamil menjadi mesin Partai Golkar yang jumlahnya relatif besar dari kalangan netizen," ujarnya.
Ia menilai kapasitas komunikasi politik dari Ridwan Kamil jarang dimiliki kandidat lain. "Sosok Ridwan Kamil memiliki komunikasi yang bagus," katanya. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Alasan 57 Ulama Jawa Tengah Taruh Dukungan ke Prabowo di Pilpres 2024
-
Survei Lanskap: Elektabilitas Prabowo-Gibran Unggul di Jabar dan Jatim, Apa Saja Faktornya?
-
Puluhan Ulama Jawa Tengah Nyatakan Dukungan, Prabowo: Paling Penting Doa dan Restunya
-
Berkat Akar Rumput, Elektabilitas Prabowo-Gibran Masih Kalahkan Paslon Lain
-
Lima Finalis Miss Universe Indonesia Korban Pelecehan Seksual Dukung Prabowo-Gibran, Siap Jadi Relawan
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Pulang Belanja Sayur Subuh Hari, Nenek 62 Tahun di Bogor Meninggal Dunia Tertimpa Tembok Pembatas
-
Eiger Nature Megamendung: Pelopor Ekowisata Masa Depan dengan Vibe Swiss di Jantung Bogor
-
Tolic Wanti-wanti Rival: Ketika Semua Menyatu, Persib Bakal Jadi Tim Luar Biasa
-
Gunakan Uang APBDes Rp574 Juta untuk Renovasi Rumah dan Bayar Utang, Kaur Keuangan Desa di Sukabumi
-
BPK Apresiasi Transformasi Kementerian Hukum, Tata Kelola Terus Didorong Menguat