SuaraJabar.id - Bencana longsor terjadi di Wisata Mata Air Kampung Cipondok Desa Pasanggrahan Kecamatan Kasomalang, Kabupaten Subang, Jawa Barat pada Minggu 7 Januari 2023 sekitar pukul 17:30 WIB.
Dari video yang beredar di laman sosial media saat terjangan longsor terjadi, terlihat kondisi tanah menimbun lokasi wisata mata air tersebut.
Dihimpun dari sejumlah sumber, akibat bencana longsor tersebut, satu orang meninggal dunia, sementara 4 orang dilaporkan masih dalam proses pencarian pihak terkait.
Pemda Provinsi Jawa Barat melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar mengirim tim untuk turun tangan melakukan evakuasi dan asesmen kebutuhan personil, peralatan, dan logistik penanggulangan bencana.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Jabar Dani Ramdan melaporkan, BPBD Jabar intens berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Subang untuk melakukan asesmen.
“Tim BPBD saat ini sudah berada di TKP untuk melakukan evakuasi dan asesmen kebutuhan personil, peralatan dan logistik penanggulangan bencananya,” ucapnya seperti dikutip dari unggahan akun @subang.info, Senin (8/1).
Berdasarkan laporan sementara di lapangan, kata Dani, 11 orang mengalami luka ringan dan satu orang meninggal dunia. Selain itu, sekitar 300 warga mengungsi. Adapun warga terdampak akan diungsikan ke Majlis Ta’lim Bantar Panjang.
“Hingga saat ini asesmen dan pendataan masih terus dilakukan. Kita pun terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar penanganan bencana longsor ini berjalan optimal,” jelasnya.
Dani pun meminta masyarakat untuk waspada mengantisipasi bencana alam yang melanda sejumlah daerah di Jabar dalam beberapa hari terakhir.
Baca Juga: Belasan Titik Longsor Terjadi di Sukabumi Dalam 2 Hari Terakhir
Berita Terkait
-
Belasan Titik Longsor Terjadi di Sukabumi Dalam 2 Hari Terakhir
-
Bencana di Sukabumi, Rumah Ambruk Tewaskan Seorang Ibu Saat Masak hingga Pohon Tumbang dan Longsor
-
Tanah Longsor Terjang 5 Kampung di Sukabumi Dalam Semalam, Putuskan Jalan Penghubung Antar Desa
-
Longsor dan Puting Beliung Terjang Sukabumi: 29 Rumah Rusak, 140 Jiwa Terdampak
-
Argo Parahyangan Jadi KA Pertama yang Lintasi Jalur Rel Longsor di Purwakarta
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Kecelakaan Beruntun di Jalur Bogor-Sukabumi: 5 Orang Luka, Arus Lalu Lintas Sempat Tersendat
-
Pangandaran Diserbu 25 Ribu Kendaraan! Polisi Terapkan Rekayasa di Jalur Emplak
-
Niat Hindari Macet Malah Kena Zonk! Ribuan Pemudik Garut-Bandung Kembali Terjebak Malam Ini
-
Lebaran Singkat, Cuan PKB Meroket: Efek "Promo 10 Persen" Dedi Mulyadi Tembus Rp 18,8 Miliar
-
Diskon 10 Persen Berbuah Manis: Dedi Mulyadi Panen Pajak, Siap "Gaspol" Jalan Bolong