SuaraJabar.id - Mantan Kapolda Jabar Komjen (Purn) Mochamad Iriawan atau Iwan Bule, merasa kehilangan sosok Solihin Gautama Purwanegara atau yang akrab dikenal dengan Solihin GP, mantan Gubernur Jawa Barat yang meninggal dunia Selasa (5/3/2024).
Menurut Iwan Bule, sosok Solihin yang dianggapnya sebagai bapak bangsa dan tokoh nasional, pasalnya almarhum merupakan salah satu sosok yang berjasa.
Lebih lanjut mantan Ketua Umum PSSI ini menuturkan, sebelum almarhum wafat, dia bersama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Mantan KSAD Jenderal (Purn) Dadang Abdurrachman sempat menjenguk Solih GP ke rumah sakit.
"Kemarin memang kami sempat besuk dengan Pak Prabowo, Pak Menhan (Prabowo Subianto) ke RS Advent. Kita berdoa dengan Pak Prabowo dan Pak Dudung di sana, yang terbaik diberikan oleh Allah SWT kepada beliau," kata Iwan Bule, Selasa (5/3/2024).
"Yang jelas, kami semua kehilangan salah satu panutan kami. Satu tokoh yang luar biasa, yang sampai sekarang menjadi legendaris Jawa Barat secara khusus, dan umumnya di Indonesia," ungkapnya menambahkan.
Iwan Bule sendiri beberapa tahun lalu sempat menjabat sebagai Pj Gubernur Jabar, dia mengaku saat itu ada banyak wejangan yang disampaikan Solihin GP kepadanya.
Bahkan, ketika sudah tidak bertugas sebagai Pj Gubernur, Iwan Bule masih sering bertemu dan bersilaturahmi dengan Solihin GP.
"Ya, setiap saat kalau ke Bandung pasti kerja sama beliau. Banyak petuah-petuah yang saya dapatkan dari filosofi hidup beliau," kenangannya.
Menurutnya, banyak wejangan yang disampaikan Solihin GP kepadanya dan masih diingat olehnya, di antaranya harus menjadi sosok yang hangat dan peduli kepada warga Jawa Barat.
Baca Juga: Sang Anak Beberkan Kondisi Solihin GP Sebelum Hembuskan Nafas Terakhir: Pernah 6 Kali Stroke
"Bagaimana menyaahnya (peduli) kepada rakyat secara umumnya, dan Jawa Barat secara khususnya. Beliau konsen sekali. Banyak pesan-pesan yang disampaikan beliau kepada saya untuk betul-betul bisa mencintai tanah air secara umumnya dan khususnya Jawa Barat," ujarnya.
"Selalu pesan Jawa Barat, perlu menyaah (mencintai) ke rakyat Jawa Barat," tegasnya.
Solihin GP lahir pada 21 Juli 1926 lalu dan sebagai Gubernur Jabar periode pada 1970-1975. Kemudian, dia juga sempat menjadi anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) pada tahun 1998.
Kontributor : Rahman
Berita Terkait
-
Sang Anak Beberkan Kondisi Solihin GP Sebelum Hembuskan Nafas Terakhir: Pernah 6 Kali Stroke
-
Kabar Duka! Jawa Barat Kehilangan Tokoh Besar: Solihin GP Meninggal Dunia
-
Duduk Perkara Satu Keluarga di Kota Banjar Diusir Warga: Mereka Harus Pergi!
-
Geger Pembunuhan Indriana Dewi Eka: Pasangan Kekasih Bayar Algojo Sebesar Rp50 Juta
-
Viral Kawanan Monyet Berkeliaran di Kota Bandung, Ganjar: Ada Tanda Bahaya dari Alam
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
6 Fakta Tuntutan Mati Terdakwa Ririn, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu
-
Habisi Satu Keluarga Termasuk Bayi 8 Bulan di Indramayu, Terdakwa Ririn Dituntut Hukuman Mati
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes
-
Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video
-
Mahasiswa Bandung Demo Kritik MBG dan Ekonomi, Dedi Mulyadi: Enggak Ada Problem, Sudah Biasa