M Nurhadi
Kamis, 04 April 2024 | 12:41 WIB
Pemkot Bogor melaksanakan kick off uji coba lima unit angkutan kota (angkot) listrik jurusan Cidangiang-Suryakencana, Kamis (4/4/2024). (ANTARA/Shabrina Zakaria)

SuaraJabar.id - Pemkot Bogor, Jawa Barat, telah memulai uji coba lima unit angkutan kota (angkot) listrik dengan rute Cidangiang-Suryakencana, yang direncanakan akan berlangsung selama tiga bulan ke depan.

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, menjelaskan bahwa terdapat 30 titik pemberhentian angkot listrik sepanjang 13 kilometer. Sistem pembayaran angkot ini menggunakan kartu berbayar elektronik yang tidak tunai.

Bima berharap bahwa selama periode uji coba tersebut, akan ada evaluasi menyeluruh sebelum menentukan kelanjutan program ini. Kerjasama antara Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, PT Kalista, dan PT PLN telah menyediakan stasiun pengisian khusus untuk kendaraan listrik angkot tersebut.

Meskipun menyadari adanya risiko, Bima menegaskan bahwa uji coba ini harus memberikan manfaat dan tidak merugikan bagi masyarakat.

“Sekali lagi, ini mengambil risiko. Belum tentu lancar, belum tentu lanjut. Tapi kalau tidak ya kita harus ambil risiko sekarang,” ucapnya, pada Kamis (4/4/2024) seperti yang dikutip dari Antara.

Di samping itu, Bima mengatakan, plat nomor polisi angkot listrik ini masih berwarna hitam dan dalam proses mutasi menjadi plat kuning. Ia memastikan angkot listrik ini aman untuk penumpang.

“Insya Allah bismillah aja. Jadi ini kan uji coba sementara. Makanya saya pikir tadi ini harus dipastikan setiap hari dimonitor supaya aman,” ujarnya.

Bima meminta jajaran dinas terkait untuk terus menyosialisasikan angkot listrik agar warga mau mencobanya, terutama untuk mengedukasi warga agar naik dan turun di 30 titik yang sudah ditentukan.

Dia pun mengimbau warga untuk juga mengadukan apabila dalam uji coba terdapat keluhan terkait angkot listrik.

Baca Juga: Malu Banyak Jalan Rusak di Kota Bogor, Rena Da Frina Bakal Bentuk Tim Orange

“Sekali lagi ini adalah uji coba, bukan launching resmi. Tapi warga bisa (mencoba) dan membayar. Dalam perjalanannya pasti ada catatan-catatan yang harus diperbaiki,” kata Bima.

Load More