SuaraJabar.id - Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak mengatakan gelandang asing Mateo Kocijan masih belum bisa diturunkan pada pekan ke-15 Liga 1 Indonesia di Stadion Sultan Agung, Bantul, Rabu (18/12/2024) pukul 19.00 WIB mendatang.
Dikutip dari laman resmi klub, Minggu (15/12/2024), diketahui pada sesi latihan hari ini Mateo Kocijan masih berlatih terpisah bersama Dimas Drajad dan Febri Hariyadi.
Pelatih asal Kroasia itu melanjutkan, Febri Hariyadi juga masih belum bisa diturunkan, sedangkan Dimas Drajad ada kemungkinan untuk dimainkan pada laga kontra Barito Putera.
"Mateo saya rasa dia belum siap (main). Sementara Dimas, peluangnya 50-50. Dia tidak lagi mengalami pembengkakan (di engkelnya), rasa sakitnya sudah hampir tidak terasa. Dia hanya perlu memperkuat kondisinya dan mulai berlatih kembali," ungkap Bojan.
Bojan menjelaskan kecuali tiga nama tadi, secara keseluruhan pemain Persib Bandung yang lain siap diturunkan, namun hari ini kondisi pemain masih belum cukup bugar.
Mantan pelatih PSM Makassar itu melanjutkan kebugaran pemain belum dalam kondisi 100 persen karena jarak antar pertandingan yang cukup ketat sehingga pemulihan berjalan lambat.
Kondisi yang dialami pemainnya membuat Bojan pada sesi latihan hari ini hanya memberikan latihan pemulihan dan enggan untuk memaksakan pemain-pemainnya.
"Semua terlihat baik, jadi semua pemain akan siap untuk pertandingan berikutnya. Ini adalah hari kedua setelah pertandingan, pemain masih kelelahan. Jadi, kami hanya melakukan latihan pemulihan. Pemain yang tidak jadi starter mendapat latihan tambahan," pungkasnya.
Pada pertandingan kontra Barito Putera, Persib Bandung dipastikan membidik kemenangan agar bisa memangkas jarak dengan Persebaya Surabaya yang berada di peringkat pertama.
Baca Juga: Disambangi Bos Persib, Begini Komentar Dedi Mulyadi
Saat ini Persib Bandung berada di peringkat kedua klasemen sementara Liga 1 Indonesia dengan torehan 29 poin dari 13 pertandingan, terpaut empat poin dari Persebaya Surabaya yang telah memainkan 14 laga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Catat Tanggalnya! CGM Bogor 1-3 Maret 2026: Perayaan Unik Harmoni in Diversity
-
Komisi III DPR Kawal Ketat Kasus Kematian NS, Desak Jerat Ibu Tiri dengan Hukuman Maksimal
-
KPK Turun Tangan! Proyek Besar Pemkab Bogor Kini Diawasi Ketat Biar Tak Jadi Ladang Korupsi
-
Geger Korupsi Anggaran 2024-2025, Kantor Kesbangpol Sumedang Digeledah Jaksa
-
Aksi Dini Hari Bupati Bogor Rudy Susmanto, Pimpin Korve Tambal Lubang Jalur Parung-Kemang