SuaraJabar.id - Kasus viral mobil Suzuki XL7 dengan pelat nomor kembar di Kota Sukabumi telah menemukan titik terang. Setelah dilakukan penyelidikan, polisi memastikan bahwa salah satu pemilik kendaraan menggunakan pelat nomor secara ilegal.
Diberitakan sebelumnya, mobil Suzuki XL7 dengan pelat sama, F 1624 TE viral di media sosial. Polisi pun melakukan pemanggilan kepada dua pemilik kendaraan yang sama-sama menggunakan nomor polisi kembar tersebut untuk dilakukan pengecekan.
"Karena pemilik kendaraan belum mendapatkan nopol kendaraan atau TNKB jadi yang bersangkutan memakai nopol yang sudah digunakan orang lain karena mau pergi ke Jakarta," ungkap Kasatlantas Polres Sukabumi Kota, AKP Haga Deo Harefa kepada sukabumiupdate.com, jaringan suara.com, Selasa (11/2/2025).
Pemilik kendaraan yang bersangkutan mengaku membuat sendiri pelat nomor tersebut di tukang las pinggir jalan dan akibat perbuatannya, ia dikenakan sanksi tilang.
“Yang bersangkutan membuat nopol tersebut di tukang pelat nomor yang ada di pinggir jalan. Sudah dua hari,” jelas Haga.
"Kita laksanakan penilangan terhadap kendaraan yang tidak seharusnya memakai nomor tersebut," tambahnya.
Polisi mengimbau kepada masyarakat agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan menggunakan pelat nomor kendaraan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kasus ini menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk selalu memastikan bahwa kendaraan yang digunakan dilengkapi dengan kelengkapan surat-surat yang sah.
Baca Juga: Kapolres Sukabumi: Biaya Pengobatan Korban Kecelakaan Maut di Cijarian Dijamin Jasa Raharja
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Tujuh ABK Indonesia Terlantar di Perairan Fiji, Gaji Berbulan-bulan Tak Dibayar
-
Langgar Kesepakatan, Lima Bangunan Liar di Jalur Subang-Bandung Disegel
-
Tanpa Sertifikasi, Ali Tatto Sulam Sebut Pesolek Talenta Lokal Susah Tembus Pasar Global
-
Dari Alun-alun Tegar Beriman Hingga CFD, Ini Sederet Panggung Baru Seniman Bogor
-
Kabupaten Bogor Siap Miliki Embarkasi Haji Mewah Megah Serupa Zamzam Tower