SuaraJabar.id - Lilie Wijayati Poegiono (59), salah satu pendaki yang meninggal dunia saat mendaki Cartenz Pyramid atau Puncak Jaya, Papua Tengah, akan dimakamkan di San Diego Hills, Karawang pada Rabu (5/3/2025).
“Akan disemayamkan ke rumah duka dulu, karena menunggu besok sekeluarga datang. Setelah semua komplit datang, baru hari Rabu lah kita bawa ke pemakaman di San Diego Hills, Karawang,” kata Suami Lilie, Frigard Harjono kepada ANTARA di Bandung, Senin (3/3/2025).
Dia menyampaikan jenazah Lilie akan disemayamkan terlebih dahulu di rumah duka di Jalan Nana Rohana, Kota Bandung, sambil menunggu kedatangan keluarga yang masih dalam perjalanan.
Frigard mengungkapkan bistrinya telah lama menekuni hobi mendaki gunung sejak SMA dan telah menaklukkan berbagai gunung di dalam dan luar negeri, termasuk Gunung Everest, Kinabalu, dan Annapurna di Nepal.
“Di Indonesia sudah banyak sekali gunung yang dinaiki. Tinggal gunung tertinggi ini (Puncak Cartenz Pyramid) satu kali ini lagi. Dia bilang minta izin itu. Saya ya okelah kalau sudah. Semuanya menunjang, mendukung, silakan saja,” katanya.
Meskipun ada rasa khawatir, kata dia, pihak keluarga tetap mendukung keinginan Lilie untuk mendaki Puncak Cartenz Pyramid.
“Rasa khawatir pasti ada, tapi ya diserahkan kepada Tuhan saja,” kata Frigard.
Sebelumnya Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman menyebut Lilie Wijayanti dan Elsa Laksono meninggal dunia dalam pendakian Puncak Cartenz Pyramid.
"Benar ada dua pendaki (perempuan) asal Jakarta dan Kota Bandung (sesuai domisili KTP) meninggal dunia karena mengalami hipotermia," kata Billyandha.
Baca Juga: Pemkot Bandung: Pembentukan BPBD Tinggal Finalisasi
Elsa Laksono meninggal dunia saat perjalanan turun dari Puncak Cartenz Pyramid karena indikasi terkena gejala Acute Mountain Sickness (AMS). Korban dievakuasi ke RSUD Mimika pada pukul 06.10 hingga 09.26 WIT.
Lilie Wijayanti Poegiono dinyatakan meninggal dunia terkena gejala AMS saat turun dari Puncak Gunung Cartenz Pyramid pada hari Sabtu (1/3/2025) sekitar pukul 02.07 WIT setelah dievakuasi oleh rekan dan pendamping di Teras Dua.
Direncanakan kedua korban itu akan diterbangkan ke Jakarta pada hari Senin (3/3/2025) dengan menggunakan pesawat Lion Air.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
Pilihan
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
-
MBG Makan Korban Lagi, Siswa SD Lampung Meninggal Tersedak Menu Kelengkeng
Terkini
-
Ombudsman Temukan Bangunan Khusus di Lapas Cibinong, Fasilitas Disebut Bak Apartemen
-
Lewat BRI inFrame 2026, Kisah Ekonomi Kerakyatan Indonesia Diabadikan dalam Bingkai Fotografi
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tiga Orang Disomasi, Gus Ipul: Jangan Kembangkan Fitnah Apalagi ke NU
-
Kasus Suap Pemkab Bekasi, KPK Endus Peran Oknum Polisi 'Lippo' Atur Proyek