SuaraJabar.id - Kepolisian Resor Kota Cirebon, Jawa Barat, menggencarkan patroli skala besar di sejumlah titik di daerah itu guna menjaga situasi kondusif serta keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan suci Ramadan.
Kepala Polresta Cirebon Komisaris Besar Polisi Sumarni di Cirebon, Senin (3/3/2025), mengatakan patroli ini melibatkan sebanyak 176 personel polresta dan polsek jajaran, 10 personel TNI, dan lima personel Satuan Polisi Pamong Praja.
Personel gabungan itu dibagi dalam tiga zona, yakni timur, tengah, dan barat, sehingga kegiatan patroli bisa dilaksanakan secara maksimal.
"Awal Ramadhan kami sudah melaksanakan patroli ini dan dilakukan secara rutin ke depannya. Rute patroli dimulai dari komplek Pemerintah Kabupaten Cirebon hingga Jalan Baru Watubelah,” katanya dilansir ANTARA.
Sumarni menegaskan patroli ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mencegah potensi gangguan kamtibmas.
"Kami berupaya menjaga ketertiban dan mencegah segala bentuk gangguan keamanan, terutama selama bulan Ramadhan,' ujarnya.
Selain itu, dia mengatakan Tim Patroli Raimas Macan Kumbang 852 juga dikerahkan untuk melaksanakan patroli secara rutin. Hasilnya tim tersebut berhasil menggagalkan aksi tawuran di Kecamatan Kaliwedi pada Minggu (2/3) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB.
Kapolresta menuturkan petugas mengamankan empat orang pemuda yang diduga hendak tawuran dan kedapatan membawa senjata tajam.
"Kami mengamankan tiga bilah senjata tajam berupa celurit, golok, dan corbek, serta petasan, dua busur panah, dan tujuh anak panah. Seluruh pelaku telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut," katanya.
Baca Juga: Pemkab Bandung Segera Perbaiki Tanggul Jebol Akibat Hujan Deras di Dayeuhkolot
Dia menambahkan kegiatan serupa dilaksanakan oleh jajaran Polsek Depok Polresta Cirebon dengan mengamankan tiga orang pelajar yang diduga hendak melakukan tawuran.
Dari hasil pemeriksaan, para pelajar itu tergabung dalam kelompok Kejuden dan berencana mencari lawan tawuran sebelum diamankan warga dan dilaporkan polisi.
Pihaknya mengimbau para orang tua untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anak mereka, agar tidak terlibat dalam tindakan negatif yang dapat merugikan masa depan mereka.
"Patroli ini adalah upaya preventif kami dalam mencegah tindak kriminalitas dan memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif," ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Farhan Tegaskan Penghuni Kos Bandung Tak Boleh Tertutup: Bukan KTP Sini Pun Wajib Terdata RW
-
Tertibkan 63 Bangunan Liar di Dipatiukur, Walikota Bandung: Sesuai Perda, Tak Ada Ganti Rugi
-
Buntut Kasus Penganiayaan di Bandung, Dedi Mulyadi: Seluruh Kontrakan Wajib Terdaftar Online
-
Bukan Hanya Disiksa, Korban YTR Diduga Dipaksa Bertato 'Yuvita Love Taufik' dan Wajah Pelaku
-
Penganiaya Wanita di Bandung Diciduk Polisi, Kapolda Jabar: Pelaku Negatif Narkoba