SuaraJabar.id - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, berencana untuk melakukan renovasi terhadap Pasar Babelan yang terletak di Kabupaten Bekasi. Keputusan tersebut disampaikan langsung oleh Dedi, yang akrab disapa KDM, saat dirinya mengunjungi pasar yang berada di wilayah Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, pada hari Kamis, 13 Maret 2025. Dalam kunjungannya tersebut, Dedi turut berbincang dengan berbagai pihak, termasuk kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pasar Babelan, para pedagang yang berjualan di sana, serta Bupati Bekasi. Setelah berdiskusi mengenai berbagai permasalahan yang ada, Dedi kemudian meninjau langsung kondisi di dalam pasar untuk melihat situasi secara lebih dekat.
Dalam kunjungan tersebut, Dedi menyatakan bahwa kondisi pasar perlu mendapatkan perhatian lebih, terutama dari segi infrastruktur. Menurutnya, renovasi perlu segera dilakukan agar para pedagang bisa menjalankan kegiatan jual-beli dengan lebih nyaman dan aman. Dedi juga menegaskan bahwa Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat siap memberikan dukungan dalam bentuk pembiayaan guna mempercepat proses renovasi tersebut.
"Pasar ini perlu direnovasi terlebih dahulu agar lebih layak untuk digunakan oleh para pedagang maupun pembeli. Nanti, pemerintah provinsi akan membantu dalam hal pembiayaan agar perbaikan dapat segera dilakukan," ungkap Dedi dalam pernyataannya.
Selain menyoroti pentingnya renovasi pasar, Dedi juga memperhatikan permasalahan lain yang ada di Pasar Babelan, salah satunya adalah pengelolaan sampah yang belum optimal. Dalam kesempatan tersebut, ia mengungkapkan bahwa salah satu kendala utama dalam pengelolaan sampah di pasar ini adalah penumpukan sampah yang terjadi akibat keterlambatan pengangkutan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Hal ini disebabkan oleh adanya antrean panjang kendaraan pengangkut sampah yang hendak membuang muatannya di TPA. Untuk mengatasi permasalahan ini, Dedi mengusulkan adanya solusi yang lebih efisien, yaitu dengan menyediakan insinerator sampah di lokasi pasar.
"Saat ini, sampah di sini sering menumpuk karena pengangkutan ke TPA sering tertunda akibat antrean panjang kendaraan pengangkut. Oleh karena itu, menurut saya, akan lebih baik jika kita menyediakan insinerator sampah di tempat ini. Dengan adanya insinerator, sampah tidak perlu lagi diangkut ke TPA, sehingga dapat segera diolah di tempat dan tidak menimbulkan penumpukan yang berlebihan," jelasnya.
Dalam beberapa waktu terakhir, Dedi memang tengah fokus pada penyelesaian berbagai permasalahan yang ada di Kabupaten Bekasi. Salah satu yang menjadi perhatiannya adalah upaya dalam mengatasi banjir yang kerap melanda daerah tersebut. Untuk itu, Dedi telah mengambil langkah-langkah konkret, seperti melakukan pembongkaran terhadap bangunan liar yang berdiri di sepanjang sempadan sungai serta melakukan pembersihan sampah yang menyumbat aliran sungai. Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan sistem drainase di Kabupaten Bekasi dapat kembali berfungsi dengan baik, sehingga risiko banjir bisa diminimalkan.
Secara keseluruhan, upaya yang dilakukan oleh Gubernur Jawa Barat ini menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur, kebersihan, serta tata kelola lingkungan di Kabupaten Bekasi. Renovasi Pasar Babelan diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi para pedagang yang berjualan di sana, tetapi juga bagi masyarakat luas yang menjadi konsumen di pasar tersebut. Sementara itu, pengadaan insinerator sampah diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi permasalahan sampah yang sering menjadi keluhan utama di daerah ini. Dengan adanya koordinasi yang baik antara pemerintah daerah, pedagang, serta masyarakat setempat, diharapkan program-program yang telah direncanakan dapat berjalan dengan lancar dan memberikan dampak positif bagi semua pihak. ***
Berita Terkait
-
Curah Hujan Ekstrem Meningkat: Dedi Mulyadi Ultimatum Pejabat Jabar Soal Izin Lingkungan
-
Angka Efisiensi Anggaran Daerah di Jawa Barat Belum Final, Ini Alasannya
-
Perjanjian Kerja Sama Manunggal Karya Bakti Telah Ditandatangani Pemdaprov-TNI AD
-
Jabar Ngariung: Gubernur Dedi Mulyadi Ajak Bupati dan Walikota Bersinergi Bangun Jawa Barat
-
Hadiri Sertijab Kepala BPK, Gubernur Dedi Mulyadi Dorong Audit Alih Fungsi Lahan di Jabar
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Terungkap! Pembunuhan Pelajar di Bantaran Citarum: Pisau Dapur Sudah Disiapkan Pelaku
-
Demi Motor, Kakak Kelas di Karawang Tega Habisi Nyawa Pelajar 15 Tahun Secara Berencana
-
Jaro Ade Ingatkan Dampak Serius Hentikan Tambang: Harga Material Bisa Melonjak 50 Persen
-
6 Fitur Galaxy AI di Samsung Galaxy S26 Series yang Paling Berguna untuk Aktivitas Harian
-
Terorganisir! Polisi Ungkap Peran 13 Perusuh May Day Bandung: Ada Perencana Hingga Peracik Molotov