Ia menjelaskan dari total 140 bus yang disiapkan untuk mudik, petugas memeriksa 21 unit secara acak. Hasilnya secara umum, kondisi mesin kendaraan dalam keadaan baik.
Namun, Anom mengungkapkan pada PO Garuda Mas masih ditemukan beberapa kekurangan pada fasilitas keselamatan, seperti tidak adanya alat pemecah kaca dan alat pemadam api ringan (APAR).
“Pihak PO telah berkomitmen memastikan keselamatan pengemudi dan penumpang,” ujarnya.
Dia menyampaikan pemeriksaan ini dilakukan secara rutin di wilayah hukum Polresta Cirebon, serta semakin diperketat menjelang arus mudik.
Selain memeriksa kelengkapan kendaraan, kata dia, petugas juga melakukan tes kesehatan dan pemeriksaan narkoba terhadap pengemudi bus.
“Tim penguji melakukan pemeriksaan untuk memastikan kendaraan laik jalan serta pengemudi dalam kondisi sehat,” katanya.
Sementara itu Kepala Dishub Kabupaten Cirebon Hilman Firmansyah mengatakan kegiatan ramp check juga menyasar pada armada bus, yang digunakan untuk perjalanan wisata.
Ia menyebutkan dari 17 kendaraan wisata yang diperiksa, mayoritas dinyatakan laik jalan. Namun, masih ditemukan beberapa bus yang belum memenuhi standar keselamatan.
Hilman menyampaikan salah satu temuan dalam pemeriksaan ini, adalah penggunaan klakson telolet yang masih terpasang pada beberapa bus.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Pastikan Kondisi Jalan Jalur Mudik di Wilayah Jawa Barat Baik
Dishub Cirebon, tambah dia, akan terus melakukan razia serupa guna memastikan seluruh angkutan mudik memenuhi standar keamanan dan kenyamanan bagi para penumpang.
"Kami menemukan beberapa kendaraan masih menggunakan klakson telolet. Itu langsung kami amankan karena terhubung dengan sistem rem, yang dapat mengganggu keselamatan,” katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Gunakan Uang APBDes Rp574 Juta untuk Renovasi Rumah dan Bayar Utang, Kaur Keuangan Desa di Sukabumi
-
BPK Apresiasi Transformasi Kementerian Hukum, Tata Kelola Terus Didorong Menguat
-
Harga Pupuk Turun 20 Persen, Petani Padi Sumedang Terbantu Tekan Biaya Produksi
-
Dorong Pencegahan Penyakit, Waketum PSI Sebut Program Cek Kesehatan Gratis Perlu Diperkuat
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita