Ia menuturkan Operasi Ketupat Lodaya 2025 sudah dimulai dengan menyiagakan sejumlah personel di setiap pos jalur mudik wilayah jalur selatan Jabar lintas Limbangan-Malangbong ataupun jalur provinsi lintas Kadungora-Leles-Tarogong.
Kondisi di jalur itu, kata dia, terpantau tidak ada kepadatan akibat terjadinya arus kendaraan pemudik yang melakukan perjalanan dari arah barat wilayah kota besar ke arah timur ataupun sebaliknya.
"Sampai sekarang untuk peningkatan arus lalu lintas demikian terpantau lancar," katanya.
Meskipun terpantau masih normal, kata dia, jajarannya tetap siaga di setiap pos pengamanan ataupun di pos jalur rawan kemacetan dan aktivitas masyarakat di wilayah Garut.
Dia menyebutkan jalur mudik di wilayah Garut terdapat beberapa titik yang menjadi rawan kemacetan, yakni aktivitas pasar tumpah di jalur Limbangan-Malangbong, kemudian di Kadungora dan Leles.
"Pengguna jalan diimbau tetap hati-hati, dan selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan arahan petugas untuk kelancaran bersama," katanya.
Menurutt dia, pengamanan Idul Fitri tidak hanya dilakukan di jalur mudik, melainkan juga di sejumlah titik keramaian lainnya seperti stasiun kereta api, Terminal Guntur, dan pusat perkotaan Garut.
Polres Garut dalam Operasi Ketupat Lodaya 2025 menerjunkan sebanyak 1.200 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, BPBD, Dinas Perhubungan, maupun instansi pemerintah daerah lainnya untuk melayani pemudik agar lancar dan selamat.
Baca Juga: Dua Hari Pemutihan Diberlakukan, Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor Jawa Barat Rp27,3 Miliar
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Empat Orang Tewas, Polisi Selidiki Kecelakaan Beruntun di Puncak-Cipanas
-
Polisi Telusuri Aliran Dana Bisnis Benih Lobster Ilegal di Garut, 3 Orang Jadi Tersangka
-
Bawa Bantuan Miliaran Rupiah ke Korban Gempa NTT, Dedi Mulyadi: Ditengok Saja Sudah Bahagia
-
Momen Ratusan Layang-Layang Terbang di Pesisir Laut Jawa Rayakan Kemerdekaan
-
BRI Sabet Enam Penghargaan, Tegaskan Daya Saing di Tingkat Global