Pemerintah Kabupaten Garut Jawa Barat membuka posko kesehatan 24 jam yang siaga di jalur mudik Lebaran untuk memberikan pelayanan kesehatan maupun penanganan lainnya seperti pertolongan pertama saat terjadi kecelakaan lalu lintas menimpa pemudik.
"H-7 sampai dengan H+7 pelayanan 24 jam, petugas sudah siap," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut Leli Yuliani kepada wartawan di Garut, Senin (24/3/2025).
Ia menjelaskan, jajaran Dinkes Garut sudah melakukan persiapan yang selalu dilaksanakan setiap operasi pengamanan Lebaran untuk memberikan pelayanan kepada pemudik yang mengalami gangguan kesehatan saat di perjalanan.
Dinkes Garut, katanya, sudah menyiapkan posko terpadu di Limbangan, kemudian di Kadungora, ditambah lagi posko kesehatan di tempat wisata, di perkotaan, dan terminal.
"Ada sembilan posko di pusat kota, di terminal, di Kadungora, di tempat yang memang di situ banyak keramaian, biasanya macet dan sebagainya," katanya dikutip ANTARA.
Ia menyebutkan, selain menyiapkan posko, seluruh pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) di Garut membuka layanan 24 jam selama Operasi Ketupat Lodaya 2025.
Petugas yang disiagakan di setiap posko pelayanan kesehatan, kata dia, berjumlah tiga orang, terdiri atas dua petugas medis, dan satu sopir ambulans.
"Ada tiga orang, dua orang petugas kesehatan, satu orang sopir ambulans, ambulans 'standby' semuanya, di posko 'standby'," katanya.
Sementara itu, puskesmas yang memiliki akses mudah di jalur mudik di antaranya lintas Limbangan-Malangbong sebagai jalur nasional terdapat Puskesmas Limbangan, kemudian Puskesmas Malangbong, dan ada juga sejumlah klinik dan RSU Malangbong.
Baca Juga: Polresta Cirebon Siapkan Bus Mudik Gratis Tujuan Semarang, Kuota Cuma 150 Orang
Selain jalur nasional, terdapat juga layanan kesehatan yang mudah diakses di jalur mudik wilayah Kadungora-Leles, yakni Puskesmas Kadungora, Leles, Tarogong, klinik, maupun sejumlah rumah sakit swasta.
Polres Garut dalam Operasi Ketupat Lodaya 2025 menerjunkan 1.200 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, BPBD Garut, Dinas Perhubungan, Dinkes Garut, dan sejumlah instansi terkait lainnya yang disiagakan di seluruh jalur mudik.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Empat Orang Tewas, Polisi Selidiki Kecelakaan Beruntun di Puncak-Cipanas
-
Polisi Telusuri Aliran Dana Bisnis Benih Lobster Ilegal di Garut, 3 Orang Jadi Tersangka
-
Bawa Bantuan Miliaran Rupiah ke Korban Gempa NTT, Dedi Mulyadi: Ditengok Saja Sudah Bahagia
-
Momen Ratusan Layang-Layang Terbang di Pesisir Laut Jawa Rayakan Kemerdekaan
-
BRI Sabet Enam Penghargaan, Tegaskan Daya Saing di Tingkat Global