SuaraJabar.id - Salah satu siswa SMK Negeri 1 Tambelang yang hadir di Gedung Pakuan, menyita perhatian Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Penampilan sederhana dengan seragam SMK berwarna birunya mencuri perhatian sang gubernur yang kerap disapa Kang Dedi Mulyadi tersebut.
Dedi Mulyadi penasaran dengan sepasang Sepatu yang dikenakan oleh siswa bernama Muhammad Sidiq tersebut.
Saat disuruh melepasnya, ternyata sepatu yang dikenakan itu sudah tak layak pakai.
Meski sudah sobek, Sidiq tidak gengsi sama sekali, justru mengatakan di depan Dedi bahwa sepatunya itu masih bagus dan layak pakai.
Mendengar ucapan Sidiq, Dedi Mulyadi mengaku bangga, lantaran masih ada anak yang tidak gengsi dengan keadaannya dan tetap bersyukur.
“Sepatunya lihat, ini sepatunya udah sobek-sobek,” ujar Dedi, dikutip dari youtubenya, Jumat (16/5/25).
“Masih bagus pak,” jawab Sidiq.
“Hebat, keren.. dibilang sepatunya udah sobek-sobek, dia bilang masih bagus. Ini laki-laki sejati, dia tidak merasa minder, dia tidak merasa gengsi, dan dia tidak merasa rendah diri, ini Sepatu saya bagus, iya karena yang mahal pun Sepatu orang, sejelek-jeleknya sepatu kamu, milik sendiri,” sahut Dedi Mulyadi.
Baca Juga: Pigai Bela Kebijakan Dedi Mulyadi: Pendidikan Militer untuk Siswa Nakal Tak Langgar HAM
Dedi Mulyadi sontak bertanya soal uang saku Sidiq hingga kendaraan yang ia bawa saat pergi ke sekolah.
Sidiq pun menjawab bahwa setiap hari uang sakunya Rp 15.000 – Rp 20.000 lantaran untuk membeli bensin.
Namun, saat ditanya soal motor, Sidiq menjawab bahwa kini motornya sudah tidak ada lantaran digadaikan oleh orang tuanya.
“Kalau sekolah naik motor?,” tanya Dedi.
“Iya pak, punya tapi lagi digadein,” jawab Sidiq.
“Hahaha, motornya kenapa digadein?,” timpal Dedi Mulyadi sembari bercanda.
“Karena ekonominya lagi kurang baik aja,” jawab Sidiq.
Dedi kemudian bertanya secara detil mengapa motor Sidiq bisa digadaikan oleh kedua orangtuanya.
Sidiq pun mengaku bahwa motornya itu terpaksa digadaikan untuk biaya makan sehari-hari keluarganya.
“Jadi motornya digadein buat apa?,” tanya Dedi Mulyadi.
“Buat makan pak, buat makan sehari-hari,” sahut Sidiq.
“Buat makan sampai gadein motor? Sekarang masih?,” tanya Dedi lagi.
“Masih, entar ditebusnya habis lebaran haji,” jawab Sidiq.
Dedi Mulyadi kemudian menanyakan soal berapa uang yang didapat dari hasil gadai motor tersebut. Ia pun langsung menggantinya untuk menebus motor Sidiq itu.
“Berapa digadeinnya?,” tanya Dedi.
“Rp 3,5 juta pak,” jawab Sidiq.
“Rp 3,5 juta digadeinnya, ini gue bayarin, diitung dulu takut kurang,” timpal Dedi sembari memberikan uang untuk Sidiq.
Dedi berpesan agar setelah Sidiq pulang dari rumah dinasnya segera menebus motornya tersebut.
“Awas lo gadein motor, tebus, ya. Pulang ke rumah langsung nangis,” ujar Dedi.
SMK Negeri 1 Tambelang sebelumnya viral di sosial media hingga videonya diposting ulang oleh sang Gubernur.
Dedi mengapresiasi siswa-siswi SMK Negeri 1 Tambelang yang sudah menggelar momen perpisahan dengan cara sederhana, yaitu mendatangkan mobil Pemadam Kebakaran.
Mereka seru-seruan dibawah guyuran air dari mobil pemadam kekabaran.
Cara sederhana tanpa mengeluarkan banyak biaya dan membebankan orangtua ini menurut Dedi sudah berkesan tersendiri.
“Seru kan? Jadi ngapain mahal, karena hidup itu mencari Kesan, bukan cari mahal,” tulis Dedi di Instagramnya @dedimulyadi71, dikutip pada Jumat (16/5/25).
Dedi Mulyadi Dedi sebelumnya memang mengeluarkan edaran yang melarang kegiatan wisuda sekolah di Jawa Barat.
Setelah edaran tersebut, siswa-siswi SMK Negeri 1 Tambelang di Kabupaten Bekasi merayakan kelulusan dengan cara unik, yaitu dengan "water party" yang disemprotkan air dari mobil pemadam kebakaran.
Kontributor : Kanita
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
5 Poin Penting Ibu Tiri di Sukabumi Tersangka Hingga Ayah Kandung Dibidik Polisi
-
Tak Berhenti di Ibu Tiri, Ayah Kandung NS Kini Dibidik Polisi Atas Dugaan Penelantaran Anak
-
Chat Sadis Terbongkar! Ayah NS Diduga Biarkan Anak Sakit: Biarin Aja, Tinggal Dimakamin
-
Ibu Tiri di Sukabumi Resmi Jadi Tersangka, Korban Diduga Disiksa Bertahun-tahun
-
Izin Investor Tapi Melanggar, WNA Arab Saudi di Cianjur Resmi Diusir dan Masuk Daftar Cekal