SuaraJabar.id - Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Menteri Koperasi dan Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan dan jajaran melakukan peninjauan langsung ke Koperasi Desa Merah Putih di Desa Hambalang, Kecamatan Citeureup, pada Senin (14/7/25).
Kunjungan ini dilakukan guna memastikan kesiapan teknis dan substantif menjelang agenda peresmian yang dijadwalkan pada 21 Juli 2025 mendatang.
Peninjauan dilakukan oleh Menkopangan RI bersama sejumlah pejabat kementerian, termasuk Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Deputi Bidang Pangan, serta Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Barat.
Mewakili Bupati Bogor, Rudy Susmanto, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor, Iman Wahyu Budiana, menjelaskan bahwa peninjauan ini menjadi bagian penting dari proses evaluasi karena Koperasi Merah Putih Hambalang berpotensi menjadi lokasi peluncuran Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) tingkat Provinsi Jawa Barat.
“Evaluasi ini dilakukan karena besar kemungkinan launching KDMP tingkat Jabar akan dilakukan di Desa Hambalang. Untuk tingkat nasional, informasinya masih di Klaten. Namun Desa Hambalang tetap menjadi perhatian karena rencananya akan dihadiri oleh Pak Gubernur, dan bahkan ada kemungkinan disapa langsung oleh Presiden,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa sekitar 20 Bupati/Wali Kota dari daerah yang menjadi proyek percontohan KDMP dijadwalkan hadir. Termasuk para kepala desa di sekitar Kecamatan Citeureup.
Dalam hal kesiapan teknis, Diskop UKM Kabupaten Bogor tengah melakukan berbagai persiapan, khususnya dalam hal pengaturan lokasi dan penguatan jaringan internet. Mengingat rencana penyapaan dari Presiden dilakukan secara daring, maka ketersediaan jaringan yang stabil menjadi prioritas utama.
“Kami telah berkoordinasi dengan Diskominfo Kabupaten Bogor dan Telkomsel untuk memastikan jaringan internet berjalan optimal. Dukungan dari pihak BUMN juga kami harapkan agar persiapan ini berjalan maksimal,” terang Kepala Diskop UKM.
Selanjutnya, Ketua Koperasi Desa Merah Putih Hambalang, Cecep Muftahudin menjelaskan, kehadiran koperasi ini disambut antusias oleh warga karena mampu menghadirkan layanan ekonomi langsung ke tengah-tengah masyarakat.
Baca Juga: Hadapi Ancaman Sesar Aktif, Warga Kabandungan Dilatih Penyelamatan Diri dari Gempa Bumi
“Masyarakat senang dengan adanya program ini. Ekonomi warga bisa terangkat, layanan kebutuhan dasar di desa terpenuhi. Kita punya komoditas unggulan seperti singkong. Harapannya bisa kita olah sendiri, bahkan kalau bisa sampai ekspor,” jelasnya.
Pelayanan yang diberikan koperasi cukup beragam, mulai dari layanan sembako, billing pembayaran, distribusi gas dari Pertamina, hingga layanan pos. Harga produk yang ditawarkan pun relatif lebih murah dibanding harga pasar.
“Alhamdulillah, dari sisi pelayanan, masyarakat merasa terbantu. Layanan gas juga tersedia dan harganya lebih rendah dari pasar. Ini sangat membantu warga,” tambah Cecep.
Dari sisi keanggotaan, KDMP Hambalang mencatat peningkatan signifikan. Anggota koperasi yang sebelumnya berjumlah 308 orang, kini telah bertambah menjadi hampir 500 anggota.
Berita Terkait
-
Hadapi Ancaman Sesar Aktif, Warga Kabandungan Dilatih Penyelamatan Diri dari Gempa Bumi
-
Perpindahan Halte TransJabodetabek ke Botani Square: DPRD Jabar Desak Kesiapan Penuh
-
644 Lulusan UIKA Bogor Siap 'Hijrah' Bangun Peradaban Global di Tahun Baru Islam 1447 H
-
Pesta Seks Sesama Jenis di Puncak Digerebek, Puluhan Pria Diamankan
-
Soal Jalan Rusak Parung Panjang: Jakarta Siap Bantu Jabar, Ini Kata Pramono!
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
BRI dan Holding UMi Dorong Jutaan Pelaku Usaha Ultra Mikro Naik Kelas
-
Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan
-
Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions
-
Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI
-
Jaga Kondusivitas Laga Persib-Persija, Kapolda Jabar Perintahkan Siaga Satu