SuaraJabar.id - Kubu pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) kini di atas angin. Setelah berbulan-bulan diserang tuduhan ijazah palsu, proses hukum yang berjalan justru berbalik mengancam para penuduh.
Wakil Ketua Umum Projo, Freddy Damanik, bahkan optimistis penetapan tersangka hanya tinggal menunggu waktu.
Keyakinan Freddy muncul setelah dirinya kembali diperiksa Polda Metro Jaya sebagai saksi.
Ia melihat proses penyidikan berjalan cepat dan terarah untuk menjerat para pelaku yang diduga melakukan pencemaran nama baik dan penghasutan.
"Saya berpendapat penetapan tersangka dalam kasus ini tidak akan lama lagi berdasarkan mekanisme dan proses penyidikannya," tegas Freddy saat ditemui di Polda Metro Jaya, Kamis, 17 Juli 2025.
Optimisme ini bukan tanpa dasar. Polda Metro Jaya telah resmi menaikkan status kasus ke tahap penyidikan.
Secara spesifik, polisi mengelompokkan laporan menjadi dua klaster pidana utama, yaitu pencemaran nama baik dan penghasutan yang diatur dalam UU ITE.
"Jadi ada dua peristiwa besar. Yang pertama pencemaran nama baik itu ada pelapornya naik ke penyidikan. Kelompok kedua, penghasutan dan UU ITE tiga laporan naik penyidikan," jelas Kombes Polisi Ade Ary Syam Indradi.
Pemeriksaan terhadap Freddy Damanik difokuskan untuk mengonfirmasi bukti-bukti digital yang ada, termasuk video pernyataan dari figur seperti Roy Suryo dan Dokter Tifa.
Baca Juga: Heboh Dugaan Rekaman CCTV Detik-detik Vina Cirebon Tewas, Roy Suryo Singgung Kasus KM-50
Langkah ini mengindikasikan bahwa penyidik sedang mengumpulkan alat bukti untuk menjerat para sumber utama tuduhan tersebut.
Serangan yang dilancarkan kini berpotensi menjadi bumerang hukum yang serius.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
Terkini
-
Pajak Kendaraan Akan Dihapus? Dedi Mulyadi Wacanakan Skema Jalan Berbayar di Jabar
-
Merinding Lihat Karya APFI 2026, Bupati Bogor: Ini Lorong Sejarah Perjalanan Bangsa
-
5 Fakta Skuad Persib Diserang Verbal di Bandara Sepinggan: Beckham Putra Nyaris Terpancing Emosi
-
Kronologi Persib Diserang di Bandara: Oknum Suporter 'Nyebrang' Gate Demi Provokasi Maung Bandung
-
Modus Deepfake Marak di Media Sosial, Masyarakat Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Digital