SuaraJabar.id - Ledakan dahsyat di fasilitas sumur minyak Pertamina EP, Desa Cidahu, Subang, pada Selasa (5/8/2025) tidak hanya menyisakan kerusakan di lokasi.
Dampaknya kini menjalar luas, dirasakan langsung oleh ribuan warga hingga memaksa aparat turun tangan untuk melakukan investigasi besar-besaran.
Dari dua pekerja yang terbakar hingga pasokan gas yang terhenti, berikut adalah 4 fakta penting dan terbaru yang perlu Anda ketahui dari insiden ledakan Pertamina Subang.
1. Ledakan Dahsyat di Waktu Subuh, Dua Pekerja Jadi Korban
Insiden bermula pada waktu yang tak terduga, sekitar pukul 04.30 WIB. Ledakan keras terjadi di fasilitas Gas Line CO2 Removal di Stasiun Pengumpul Subang.
Menurut Manager Communication Relations & CID Pertamina EP, Pinto Budi Bowo Laksono, api yang berkobar hebat baru berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 06.41 WIB oleh Tim Penanggulangan Keadaan Darurat.
Dampak paling tragis menimpa dua orang pekerja yang berada di lokasi.
Keduanya mengalami luka bakar dan harus segera dievakuasi ke RS Hamori Subang sebelum akhirnya dirujuk ke rumah sakit di Jakarta untuk penanganan lebih lanjut.
2. Polisi Bergerak Cepat, Olah TKP Skala Penuh Dimulai
Baca Juga: Ibu dan Bayi Ditahan Viral, Publik: Sudah Bener Kibarkan Bendera One Piece
Merespons insiden serius ini, Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono memimpin langsung pengamanan dan penanganan di lokasi.
Area kejadian langsung disterilkan dengan garis polisi untuk menjamin keselamatan warga dari potensi bahaya susulan.
"Kami langsung mengamankan lokasi dan berkoordinasi dengan pihak Pertamina serta stakeholder terkait," kata Kapolres.
Tim Unit Inafis (Indonesia Automatic Fingerprint Identification System) juga telah diterjunkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara detail guna mengungkap penyebab pasti dari ledakan maut tersebut.
3. Paling Terasa: 9.000 Sambungan Gas Rumah Tangga Diputus
Inilah dampak yang paling dirasakan oleh masyarakat luas. Akibat kerusakan pada jalur distribusi, Pertamina terpaksa menghentikan sementara pasokan gas ke sekitar 9.000 sambungan rumah tangga.
Wilayah yang terdampak pemutusan ini mencakup Kelurahan Dangdeur, Sukamelang, Cigadung, dan Desa Cidahu. Pasokan baru akan normal kembali setelah proses perbaikan yang dilakukan oleh tim teknis Pertamina selesai sepenuhnya.
Berita Terkait
-
Ibu dan Bayi Ditahan Viral, Publik: Sudah Bener Kibarkan Bendera One Piece
-
Ledakan Pertamina di Subang Tak Hanya Melukai Pekerja, Dampaknya Meluas ke Lingkungan
-
Subuh Mencekam di Subang, Ketenangan Warga Terpecah oleh Ledakan dan Kobaran Api di Sumur Pertamina
-
Dua Pekerja Jadi Korban Ledakan Sumur Minyak Pertamina di Subang
-
Ledakan Sumur Minyak Pertamina Subang Viral, Warga Panik Rekam Api Membumbung Tinggi
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan
- Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Bantah Isu Fasilitas Khusus, Pengacara: Ferdy Sambo Huni Sel Blok A 2.5 Lapas Cibinong
-
Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat
-
Bappisus dan Menimipas Usut Dugaan 'Kamar Khusus' Berbayar bagi Napi di Lapas Cibinong
-
Nonton Pestapora 2026 Makin Praktis, Ada Cashback 20 Persen Pakai QRIS BRImo
-
Daftar Narapidana yang Diduga Dapat Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong