SuaraJabar.id - Awal bulan selalu datang bersama sederet kewajiban. Mulai dari listrik, internet, hingga tagihan air bersih dari PDAM yang wajib dibayar tepat waktu.
Meski jumlahnya bervariasi, tagihan PDAM tetap jadi kebutuhan penting, karena tanpa air bersih, aktivitas rumah tangga bisa terganggu.
Namun, tak jarang kondisi keuangan di awal bulan terasa berat. Di sinilah saldo Dana Kaget hadir sebagai solusi sederhana tapi efektif.
Saldo tambahan dari aplikasi DANA ini bisa langsung dipakai untuk membayar berbagai tagihan, termasuk PDAM, tanpa perlu menunggu gaji cair.
Banyak pengguna merasa terbantu karena saldo dadakan ini bisa dipakai untuk kebutuhan mendesak. Air bersih tetap terjamin, meski kondisi keuangan sedang ketat.
Praktis dan Cepat
Cara membayar tagihan PDAM dengan saldo Dana Kaget juga sangat mudah.
Cukup buka aplikasi DANA, pilih menu pembayaran PDAM sesuai wilayah, masukkan ID pelanggan, lalu gunakan saldo yang tersedia.
Dalam hitungan menit, tagihan sudah terbayar, dan pengguna tidak perlu repot antre di loket pembayaran.
Baca Juga: Klaim 5 Dana Kaget Ini, Bisa Jadi Modal Hadapi Senin
Penyemangat Awal Bulan
Selain membantu secara praktis, saldo Dana Kaget juga bisa jadi penyemangat di awal bulan.
Uang tambahan ini memberi sedikit ruang bernapas bagi banyak keluarga, terutama saat tagihan menumpuk bersamaan.
Dengan memanfaatkannya secara bijak, saldo ini bisa jadi alat bantu untuk menjaga kelancaran kebutuhan dasar seperti air bersih.
Awal bulan pun terasa lebih ringan, tanpa cemas tagihan PDAM tertunda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
BRI Dorong Bisnis Konsumer Lewat Kick-Off Consumer Expo dan Program Undi Hadiah Nasabah
-
Presiden Prabowo Tantang Kompetisi 2029, Ungkap Capaian MBG Ciptakan Jutaan Lapangan Kerja
-
Tanggap Bencana di Kabupaten Bandung Barat, Bank Mandiri Distribusikan Bantuan bagi Warga Terdampak
-
Tim SAR Evakuasi 10 Jenazah Lagi di Longsor Bandung Barat, Total Korban Capai 70 Orang
-
BRI Perkuat Ekonomi Rakyat lewat Penyaluran KUR Rp178,08 Triliun