- Satlantas Polres Sukabumi menyiapkan rekayasa lalu lintas di Pasar Cibadak saat Mudik Lebaran 1447 H/2026 M.
- Penerapan sistem kanalisasi fisik diberlakukan pada titik keramaian seperti depan Ria Busana dan Terminal Cibadak.
- Polisi mengimbau tegas Organda dan pengemudi angkutan agar tidak menaikkan penumpang di badan jalan utama.
SuaraJabar.id - Bagi warga Sukabumi maupun perantau yang terbiasa melintasi jalur utara, nama Pasar Cibadak sering kali memicu hembusan napas panjang.
Kawasan ini telah lama menyandang predikat tak resmi sebagai salah satu "titik neraka" kemacetan paling legendaris, terlebih saat musim mudik Lebaran tiba.
Tingginya volume kendaraan yang berpadu dengan tumpah ruahnya aktivitas ekonomi warga hingga memakan separuh badan jalan, kerap membuat lalu lintas di titik ini lumpuh total.
Menyadari potensi horor kemacetan menjelang puncak arus mudik Lebaran 1447 Hijriah/2026 Masehi, jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sukabumi menolak kecolongan.
Sejumlah langkah strategis dan taktis telah disiapkan jauh-jauh hari untuk menaklukkan ego jalan raya di kawasan Pasar Cibadak.
Kasat Lantas Polres Sukabumi, AKP Abdurrohman Hidayat, menegaskan bahwa sterilisasi dan rekayasa lalu lintas di titik ini tak bisa menunggu "hari H". Langkah preventif telah dipukul mundur sejak sebelum Operasi Ketupat Lodaya 2026 resmi ditabuh.
“Pasar Cibadak ini adalah jantung urat nadi sekaligus titik paling rawan kepadatan. Aktivitas masyarakat lokal (berbelanja) yang bertabrakan dengan arus pemudik di badan jalan sangatlah ekstrem. Makanya, kami sudah mengantisipasi dan memetakan rekayasa di sini jauh sebelum operasi mudik bergulir,” terang AKP Hidayat, Rabu (18/3/2026).
Senjata utama yang diturunkan kepolisian untuk memecah kebuntuan di Cibadak adalah penerapan sistem kanalisasi (pemisahan jalur menggunakan kerucut lalu lintas/tali).
Sistem ini difokuskan secara ketat di simpul-simpul keramaian pejalan kaki yang sering menjadi penyebab tersendatnya roda kendaraan (bottle-neck).
Baca Juga: Hindari Macet Jalan Utama! Polisi Siapkan Jalur Alternatif Jonggol dan Sukabumi Untuk Pemudik
“Kami tidak main-main. Kanalisasi fisik kami berlakukan di titik-titik keramaian paling nadir, seperti tepat di depan pusat perbelanjaan Ria Busana hingga merembet ke area drop-off Terminal Cibadak. Langkah ini murni untuk memaksa pergerakan kendaraan agar tetap mengalir stabil dan tidak saling serobot,” papar Hidayat.
Namun, kanalisasi saja tak cukup jika mental pengemudi tak dibenahi. Polisi menyadari bahwa salah satu biang kerok utama penyumbatan jalan di Pasar Cibadak adalah angkutan kota (angkot) dan angkutan barang yang sering kali ngetem (berhenti menunggu penumpang/bongkar muat) seenaknya.
Mengantisipasi hal ini, Satlantas Polres Sukabumi telah memanggil dan merangkul para pengusaha angkutan umum (Organda) serta paguyuban pengemudi setempat untuk duduk bersama.
Polisi memberikan "kartu kuning" berupa imbauan keras agar kebiasaan buruk memarkirkan kendaraan di badan jalan, apalagi memakan lajur hingga berlapis-lapis, segera dihentikan selama arus mudik berlangsung.
“Kami sudah mengumpulkan para bos pengusaha dan perwakilan sopir angkutan. Kami imbau dengan sangat tegas agar tidak ada lagi yang berani parkir ngetem di badan jalan, apalagi sampai membentuk lebih dari dua shaf (barisan). Itu sangat mematikan ruang gerak pemudik,” tegasnya.
Artikel ini telah tayang di website sukabumiupdate.com media jaringan Suara.com dengan judul "Hadapi Lonjakan Pemudik di Jalur Padat Pasar Cibadak, Polisi Siapkan Rekayasa Lalulintas"
Berita Terkait
-
Hindari Macet Jalan Utama! Polisi Siapkan Jalur Alternatif Jonggol dan Sukabumi Untuk Pemudik
-
Beda Hari, Kekecewaan Muhammadiyah Sukabumi Usai Izin Salat Id di Lapang Merdeka Tak Dikabulkan
-
Awas Modus Grup WA! Polisi Ciduk Belasan Travel Gelap Antar Pemudik ke Pelosok Sukabumi
-
Niat Betulin Aki Berujung Petaka: Suzuki Pikap Ludes Terbakar di Jalur Mudik Sumedang
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
Terkini
-
Tangis Istri Penambang Emas Bogor: Suami Ditahan Polda Jabar, Dua Anak Putus Sekolah Jelang Lebaran
-
Hindari Macet Jalan Utama! Polisi Siapkan Jalur Alternatif Jonggol dan Sukabumi Untuk Pemudik
-
Beda Hari, Kekecewaan Muhammadiyah Sukabumi Usai Izin Salat Id di Lapang Merdeka Tak Dikabulkan
-
Awas Modus Grup WA! Polisi Ciduk Belasan Travel Gelap Antar Pemudik ke Pelosok Sukabumi
-
Niat Betulin Aki Berujung Petaka: Suzuki Pikap Ludes Terbakar di Jalur Mudik Sumedang