-
Program Serbuan Teritorial TNI AD memperkuat hubungan TNI dan rakyat melalui pembangunan infrastruktur di Bojongkoneng.
-
Program ini mencakup pembangunan fisik seperti sumur bor, perbaikan rumah, serta layanan sosial dan kesehatan gratis.
-
Program Serbuan Teritorial merupakan bagian dari HUT Ke-80 TNI, bertujuan membantu rakyat dan mempercepat pembangunan.
Prajurit TNI juga melakukan rehabilitasi gedung sekolah dasar dan pengecoran jalan desa. Jalan yang semula licin saat musim hujan, kini dapat digunakan lebih aman untuk mobilitas masyarakat, memperlancar akses pendidikan dan kegiatan ekonomi.
Selain pembangunan fisik, kegiatan serbuan teritorial juga mencakup pelayanan non-fisik yang sangat bermanfaat bagi warga:
Layanan sunatan massal, pemeriksaan katarak, dan pengobatan gratis, memberikan akses kesehatan yang seringkali sulit dijangkau.
Sosial-Edukasi
Pembagian sembako, penyuluhan mengenai bahaya narkoba, judi daring, pinjaman daring, serta Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat), pencegahan stunting, hingga informasi rekrutmen TNI.
Program-program edukasi ini menargetkan peningkatan kesadaran dan kualitas SDM masyarakat, terutama generasi muda yang rentan terhadap isu-isu sosial.
Letjen TNI Mochamad Syafei Kasno menegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik, melainkan juga lewat edukasi dan pemberdayaan.
"Semua capaian ini adalah bukti nyata semangat kebersamaan dan gotong royong antara TNI dan rakyat," katanya.
Baca Juga: Rp104 Miliar Digelontorkan! Ini Daftar 7 Ruas Jalan Vital di Bogor Akan Mulus Total
Syafei menambahkan bahwa kegiatan serupa juga berlangsung di berbagai daerah di Indonesia. Saat ini, Pusterad melaksanakan pengeboran air bersih di Indramayu, Subang, dan Cirebon, serta menggelar karya bakti skala besar di Sajira, Banten.
Menurutnya, program tersebut merupakan upaya nyata TNI dalam mengatasi kesulitan rakyat sekaligus membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan.
"Serbuan teritorial bukan hanya membangun sarana, tetapi juga mempererat tali silaturahmi dan persatuan," ujarnya.
Pada kesempatan itu, Syafei menyampaikan apresiasi kepada Kodam III Siliwangi, Pemerintah Kabupaten Bogor, dan jajaran forkopimda yang telah memberikan dukungan penuh.
Ia juga memberikan penghargaan khusus kepada Dandim 0621 Kabupaten Bogor dan seluruh personelnya atas dedikasi mereka.
Penutupan kegiatan Serbuan Teritorial turut dihadiri oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Bogor serta tokoh masyarakat Bojongkoneng, menandakan sinergi kuat antara TNI dan pemerintah daerah.
Berita Terkait
-
Rp104 Miliar Digelontorkan! Ini Daftar 7 Ruas Jalan Vital di Bogor Akan Mulus Total
-
Bojonggede Porak-poranda Diterjang Angin Kencang, 75 Rumah dan Sekolah Rusak
-
Terungkap! Sesar Aktif Dangkal Jadi Penyebab Gempa Sukabumi, Ini Kata BMKG
-
Pameran Jejak Kota Hujan Ungkap Transformasi Bogor, Soroti Isu Sosial dan Dorong Regenerasi
-
Kisah Pilu Warga Bogor: Hidup Sejak Era Belanda, Tanah Terancam Disita Negara Gara-gara Utang Fiktif
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Hadiah Sayembara Rp250 Juta Tak Jadi untuk Penangkap, KDM Alihkan untuk Masa Depan Korban
-
Ibadah Dibubarkan Paksa di Bandung, Sajajar Desak KDM Bertindak Tegas!
-
Farhan Tegaskan Penghuni Kos Bandung Tak Boleh Tertutup: Bukan KTP Sini Pun Wajib Terdata RW
-
Tertibkan 63 Bangunan Liar di Dipatiukur, Walikota Bandung: Sesuai Perda, Tak Ada Ganti Rugi
-
Buntut Kasus Penganiayaan di Bandung, Dedi Mulyadi: Seluruh Kontrakan Wajib Terdaftar Online