- Pesantren termasuk lembaga yang turut berperan untuk mencetak generasi bangsa
- Kekuatan pesantren, ulama, santri, ekosistem di Lirboyo dijaga dan dikuatkan bersama
- Santri diajak untuk berjuang di berbagai bidang
SuaraJabar.id - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut bahwa pondok pesantren harus dijaga, sebab pesantren termasuk lembaga yang turut berperan untuk mencetak generasi bangsa.
Gubernur Khofifah mengatakan bahwa peran pesantren termasuk Ponpes Lirboyo, Kediri, penting, sebab salah satu penyokong pendidikan di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Kekuatan pesantren, ulama, santri, ekosistem di Lirboyo dijaga dan dikuatkan bersama, salah satunya dengan melakukan pengelola limbah dan pemilahan sampah, sehingga dari sampah menjadi rupiah dan memberi berkah," kata Khofifah dalam keterangannya di Kediri, Selasa (21/10).
Gubernur saat menghadiri gelaran "Lirboyo Berselawat" yang dipimpin oleh Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf dalam rangka mensyukuri Hari Santri di Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, Senin (20/10) malam tersebut menambahkan di Pesantren Lirboyo Kediri juga turut melahirkan banyak ulama bangsa.
"Sampaikan pada dunia dari Lirboyo ada kekuatan menjaga lingkungan dan melahirkan ekonomi pesantren sekaligus melahirkan ulama-ulama untuk membangun peradaban dunia yang luar biasa," kata dia.
Gubernur Khofifah mengajak seluruh santri untuk berjuang di berbagai bidang, yakni politik, pendidikan, ekonomi, hingga teknologi sesuai zamannya.
Hal ini sejalan dengan filosofi kerja "JATIM BISA" yang dicanangkan dalam rangka Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur, yakni Berdaya, Inklusif, Sinergis, dan Adaptif.
Ia menjelaskan santri harus berdaya dengan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, inklusif dengan membuka ruang interaksi sosial yang luas, sinergis dengan menjaga ukhuwah antara ulama, umara, dan masyarakat, serta adaptif menghadapi perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai pesantren.
"Dengan semangat 'Jatim BISA', pesantren akan menjadi pusat inovasi yang melahirkan pemimpin berintegritas dan berakhlak mulia," tuturnya.
Baca Juga: Rahasia di Balik Adab Salam Ustaz Syam dan Gus Baha kepada Gurunya
Pada kesempatan itu, Khofifah mengajak jamaah mendoakan keselamatan bangsa Indonesia, khususnya Jawa Timur agar senantiasa dalam lindungan Allah SWT, dijauhkan dari bencana, serta dijaga dari perpecahan.
"Marilah kita doakan para ulama, santri, dan pahlawan bangsa yang telah mendahului kita. Semoga mereka mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum PBNU K.H. Yahya Cholil Staquf dalam acara tersebut juga mengajak seluruh santri dan santriwati agar bisa menjadi garda terdepan bagi agama Islam dan bangsa Indonesia.
"Siap bela Lirboyo, siap bela NU, siap bela Islam, siap bela Indonesia," kata dia.
Ketua PWNU Jawa Timur K.H. Abdul Hakim Mahfudz juga menyampaikan terima kasih atas penyelenggaraan selawat bersama di Ponpes Lirboyo Kediri.
Di momen peringatan Hari Santri ke-10 kali ini, ia berharap agar berkumpulnya seluruh santri dan santriwati ini bisa mendapatkan Rida Allah SWT. "Yang terpenting adalah kita saling menghargai dan mendukung, tidak boleh terpecah-belah," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
Boni Hargens Soroti Sinergi Polri dan Ulama untuk Menjaga Persatuan Bangsa
-
Terminal Kalipucang Pangandaran Memprihatinkan, Atap dan Plafon Rusak
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Resmi Dilantik, GEKRAFS Kota Cirebon Siapkan Etalase Digital dan Program Kreator Lokal
-
Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong