SuaraJabar.id - Indonesia International Culture Festival (IICF) ke-4 tahun 2025, yang diselenggarakan oleh Color of Indonesia dengan mengusung tema "Harmoni Indonesia", telah sukses besar dan resmi ditutup pada 30 Oktober 2025. Festival yang berlangsung sejak 24 Oktober ini berhasil menyatukan budaya dari 12 negara di dua kota, Jakarta dan Bandung, serta menorehkan sejarah baru. Rangkaian kemeriahan dimulai dengan Opening Ceremony & Dance Showcase yang spektakuler di TMII, Jakarta, yang dilanjutkan dengan berbagai agenda seperti Bazar Food & Multiproduct, Lomba Menggambar dan Mewarnai, menegaskan IICF sebagai platform holistik untuk pertukaran seni dan ekonomi kreatif.
Puncak yang paling memukau dari festival ini terjadi pada 25 Oktober 2025 di Symphony of The Sea, Ancol, dengan suksesnya pemecahan Rekor MURI melalui aksi kolosal "Semarak Nandak Ondel-Ondel Betawi".
Lebih dari 2.300 peserta dari komunitas lokal dan 11 negara sahabat, termasuk delegasi dari Meksiko, Rusia, Turki, Polandia, Malaysia, Bangladesh, Srilanka, Philipina, India, Bulgaria dan Amerika, menari serentak dalam irama tanjidor, menciptakan pemandangan yang megah dan penuh energi. Pengakuan dari MURI ini membuktikan kemampuan budaya Betawi untuk bergaung di panggung global dan menjadi simbol kuat persahabatan antar bangsa. Kemeriahan di Ancol berlanjut pada 26 Oktober dengan digelarnya International Beach Parade Competition di Pantai Lagoon, yang menampilkan kostum dan kreativitas seni dari berbagai negara, menjadikan Ancol pusat perayaan keberagaman budaya dunia.
Setelah Jakarta, semangat IICF berpindah ke Jawa Barat, dimulai dengan agenda Cultural Exchange & Workshop di Cibubur pada 27 Oktober, yang memfasilitasi dialog dan pelatihan antar seniman internasional. Seluruh rangkaian kegiatan diakhiri dengan upacara penutupan yang meriah dan Culture Performance puncak selama tiga hari, 28-30 Oktober, di Kiara Artha Park, Bandung. Keberhasilan Color of Indonesia menyelenggarakan IICF ke-4 ini menegaskan peran strategis Indonesia dalam diplomasi budaya. Festival ini tidak hanya mempromosikan kekayaan tradisi Nusantara, tetapi juga menciptakan jaringan persahabatan global, menumbuhkan semangat pelestarian budaya di tengah generasi muda, dan memberdayakan pelaku ekonomi kreatif lokal. ***
Penulis: Dino Sukma Wijaya
Berita Terkait
-
Pendampingan Klasterkuhidupku BRI Jadikan UMKM Tanaman Hias di Kota Batu Semakin Maju
-
Didukung BRI, Casa Grata Bawa Camilan UMKM ke Pasar Global
-
BRI Salurkan KUR Rp69,8 Triliun ke 8,3 Juta Debitur UMKM untuk Dorong Sektor Produksi
-
BRI Dukung UMKM Perhiasan Mojokerto Go Global, Kualitas Lokal Kian Mendunia
-
Bank Mandiri Resmikan Rumah Ekspor Garut: Dorong UMKM Go International
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
Terkini
-
5 Poin Penting Macan Tutul Masuk Pemukiman di Bandung, Kini Jalani Rehabilitasi di Garut
-
Status Tanggap Darurat Longsor Cisarua Dicabut, Bandung Barat Masuki Tahap Transisi Pemulihan
-
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Biayai Lebih dari 118 Ribu Debitur KPR Subsidi
-
4 Rekomendasi Destinasi Wisata di Purwakarta - Karawang, Cocok untuk Keluarga dan Gen Z
-
Pasca Dibentuknya Board of Peace, Kasih Palestina dan Beberapa NGO Bentuk IGI