-
Aktivitas Seismik Tinggi Jawa Barat mengalami 1.242 gempa sepanjang 2025 akibat sesar lokal dan subduksi, dengan kekuatan terbesar 5,3 Magnitudo yang didominasi oleh gempa dangkal di bawah kedalaman 60 kilometer.
-
Dampak Kerusakan Nyata Sebanyak 117 gempa dirasakan masyarakat, termasuk gempa Bekasi yang merusak 70 bangunan. Hal ini menegaskan bahwa aktivitas tektonik di wilayah Pasundan memiliki risiko dampak fisik yang serius.
-
Pentingnya Mitigasi Bencana BMKG menekankan pentingnya kewaspadaan, ketenangan, dan pemahaman mitigasi bagi warga serta pemangku kepentingan untuk meminimalkan risiko dampak kerusakan maupun korban jiwa akibat gempa bumi di masa depan.
SuaraJabar.id - Provinsi Jawa Barat tidak hanya dikenal dengan destinasi wisatanya yang estetik dan kuliner yang menggoyang lidah, tetapi juga kondisi geologisnya yang sangat aktif.
Sepanjang tahun 2025, tanah Pasundan ternyata tidak pernah benar-benar "tidur". Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas 1 Bandung merilis data yang cukup mengejutkan mengenai aktivitas tektonik di wilayah ini.
BMKG mencatat telah terjadi ribuan aktivitas kegempaan yang mengguncang wilayah Jawa Barat dan sekitarnya dalam kurun waktu satu tahun terakhir.
Kepala Stasiun Geofisika BMKG Bandung, Teguh Rahayu, membeberkan rekapitulasi data kegempaan yang terjadi sejak Januari hingga Desember 2025. Angkanya menembus seribu kejadian, menandakan tingginya aktivitas sesar lokal maupun subduksi lempeng di wilayah ini.
"Dari 1.242 kali kejadian, guncangan gempa bumi terbesar yang tercatat adalah 5,3 magnitudo dan yang terkecil tercatat adalah 1,0 magnitudo,” kata Teguh Rahayu di Bandung, Jumat (2/1/2026).
Teguh menyampaikan berdasarkan kedalaman, pusat gempa bumi berkedalaman kurang dari 60 kilometer sebanyak 1.092 kejadian, dan antara 60-300 kilometer 149 kejadian.
Sedangkan gempa bumi berkedalaman lebih dari 300 kilometer terjadi sebanyak satu dengan rentang 2 hingga 349 kilometer.
“Sepanjang tahun 2025 terdapat 117 kali gempa bumi yang dirasakan,” kata dia.
Lebih lanjut, dia menyebut salah satu gempa bumi yang dirasakan pada 2025 ini berkekuatan 4,7 magnitudo yang berpusat di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada 20 Agustus.
Baca Juga: Realisasi Pendapatan Karawang 2025 Cuma Tembus 91 Persen, Lebih Rendah dari Tahun Lalu
Gempa tersebut dirasakan Purwakarta, Cikarang, Depok, Bandung, DKI Jakarta, Tangerang Selatan, Bekasi Timur, Tangerang, Pandeglang, Cianjur, Lebak dan Pelabuhanratu.
“Dampak gempa bumi ini sedikitnya merusak 70 bangunan, dengan rincian 36 rumah rusak ringan, 29 rusak sedang, dan lima fasilitas umum terdampak
Selain itu, BMKG menekankan pentingnya peningkatan pemahaman kepada warga dan pemangku kepentingan mengenai upaya mitigasi untuk meminimalkan dampak gempa di wilayah tersebut.
“Kami mengimbau jika terjadi gempa bumi, masyarakat diminta untuk tenang, waspada, serta tidak terpancing isu yang tidak bertanggung jawab,” kata Teguh.
BMKG Bandung memberikan rekomendasi bagi masyarakat untuk menghindari bangunan yang retak atau rusak yang diakibatkan oleh gempa.
Jika terjadi gempa bumi, masyarakat agar tetap tenang, waspada, dan mengikuti arahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, serta informasi dari BMKG. [Antara].
Berita Terkait
-
Realisasi Pendapatan Karawang 2025 Cuma Tembus 91 Persen, Lebih Rendah dari Tahun Lalu
-
Awas Horor Macet! Puncak Arus Balik Garut Diprediksi Sabtu-Minggu Ini
-
Longsor Proyek di Jatinangor: 3 Pekerja Tewas, 3 Lainnya Masih Tertimbun Material
-
Gubernur Dedi Mulyadi Larang Total Penanaman Sawit di Jawa Barat Mulai 2026
-
Kabut Tebal Selimuti Puncak Bogor - Cianjur di Hari Pertama 2026, Jarak Pandang Cuma 5 Meter
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Jangan Lewatkan, TPJF 2026 di Bandung Bakal Tampilkan Deretan Kolaborasi Ekslusif
-
Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa
-
Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar
-
Eks TA DPR Adi Harnowo Bantah Terlibat Penjualan Pita Cukai Palsu
-
Bermodus COD, Polisi Sita 1.241 Butir Obat Keras Ilegal di Bekasi