- Macan tutul menyerang warga di Pacet Bandung pada Kamis (5/2), memicu penanganan segera oleh BBKSDA Jawa Barat.
- Satwa jantan itu kini menjalani rehabilitasi intensif di Taman Satwa Cikembulan, Garut, karena mengalami stres dan luka.
- Prioritas rehabilitasi adalah memulihkan kondisi fisik dan mental macan tutul agar dapat dipertimbangkan untuk dilepasliarkan.
SuaraJabar.id - Peristiwa macan tutul masuk pemukiman dan menyerang warga di Pacet, Kabupaten Bandung, pada Kamis (5/2), sempat membuat geger.
Namun, ada kabar baik dari upaya konservasi satwa liar yang dilakukan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat.
Macan tutul tersebut kini mendapatkan penanganan rehabilitasi intensif di Taman Satwa Cikembulan, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Berikut adalah 5 poin penting tentang macan tutul Pacet yang kini menjalani pemulihan dilansir dari Antara:
1. Macan Tutul Masuk Pemukiman & Menyerang Warga di Pacet Bandung
Insiden macan tutul masuk Desa Maruyung, Kecamatan Pacet, Bandung, pada Kamis (5/2), sempat membuat panik warga dan menimbulkan luka.
Kejadian ini menjadi pengingat akan konflik manusia-satwa liar yang sering terjadi di daerah-daerah yang berbatasan langsung dengan habitat satwa. BBKSDA Jawa Barat segera turun tangan untuk menangkap macan tutul tersebut.
2. Jalani Rehabilitasi di Taman Satwa Cikembulan Garut
Setelah berhasil ditangkap oleh BBKSDA Jabar, macan tutul berjenis kelamin jantan itu dititipkan di Taman Satwa Cikembulan, Garut, untuk menjalani perawatan dan rehabilitasi satwa liar.
Baca Juga: Status Tanggap Darurat Longsor Cisarua Dicabut, Bandung Barat Masuki Tahap Transisi Pemulihan
Rudi Arifin, Manajer Taman Satwa Cikembulan mengatakan, macan tutul yang ditangkap di Bandung sedang menjalani proses rehabilitasi, dan saat ini sedang terus diobservasi.
3. Kondisi Stres, Luka, dan Gigi Taring Patah Saat Awal Datang
Saat awal tiba di Taman Satwa Cikembulan, macan tutul tersebut dalam kondisi yang kurang baik. "Saat awal datang kondisinya stres dan ada luka, kami langsung karantinakan untuk penanganannya," kata Rudi.
4. Prioritas: Pulihkan Kondisi & Pertahankan Sifat Liar Aslinya
Tujuan utama dari proses rehabilitasi ini adalah menyelamatkan satwa tersebut agar bisa terus hidup dan tetap memiliki sifat aslinya sebagai satwa liar.
Tim dokter hewan dan tim medis berdedikasi untuk memastikan macan tutul kembali sehat fisik maupun mentalnya. Setelah kondisi macan tutul sehat, tim akan merekomendasikan apakah ia layak untuk dilepasliarkan kembali ke habitatnya atau lebih baik tetap bertahan di tempat konservasi.
Berita Terkait
-
Status Tanggap Darurat Longsor Cisarua Dicabut, Bandung Barat Masuki Tahap Transisi Pemulihan
-
4 Rekomendasi Destinasi Wisata di Purwakarta - Karawang, Cocok untuk Keluarga dan Gen Z
-
Kebakaran Pabrik Plastik di Cibolerang Bandung, Asap Hitam Membumbung
-
Persib Bandung Gaet Sergio Castel: 5 Poin Penting Rekrutan Anyar Pangeran Biru
-
Intip 2 Rekomendasi Destinasi Wisata Alam di Tasikmalaya dan Subang, Cocok Buat Liburan Keluarga
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?
-
BRI Consumer Expo 2026 Hadir di Summarecon Bogor, Tawarkan Promo KPR dan KKB Menarik
-
Kebakaran Kawah Wadon Gunung Gede Capai 5,8 Hektare, Pemadaman Masih Berlangsung
-
Inklusi Keuangan Makin Kuat, BRImo Raih 49,7 Juta Pengguna