- Dishub Jabar menyiapkan 660 kursi tersisa dari program mudik gratis; masyarakat harus daftar via Sapawarga.
- Mayoritas rute favorit mudik telah habis dipesan per 3 Maret; kini sisa tiga rute Jabar.
- Pendaftaran program mudik gratis Lebaran 2026 dibuka sampai 12 Maret melalui aplikasi Sapawarga.
SuaraJabar.id - Sebanyak 660 kursi dari total 3.040 kursi yang dialokasikan untuk mudik gratis bagi warga Jawa Barat telah disiapkan oleh Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat.
Saat ini tersisa sekitar 660 kursi lagi untuk masyarakat yang ingin mudik gratis. Dishub Jabar sendiri meminta masyarakat segera melakukan pendaftaran untuk mengikuti program melalui aplikasi Sapawarga itu.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jabar Dhani Gumelar mengungkapkan bahwa per Selasa (3/3), mayoritas rute favorit telah habis dipesan, dan kini hanya menyisakan tiga rute perjalanan di wilayah Jawa Barat.
"Rinciannya, rute Bandung ke Sukabumi tersisa 288 kuota, Bogor ke Pelabuhan Ratu 156 kuota, dan Bogor (Cileungsi) ke Bandung 216 kuota," ujar Dhani dilansir dari Antara.
Berdasarkan data Dishub Jabar, rute-rute populer menuju Jawa Tengah dan beberapa titik di Jawa Barat telah ludes terjual. Tiket yang sudah habis dipesan mencakup rute dari Bekasi ke Tasikmalaya, Purbalingga dan Bandung.
Begitu pula keberangkatan dari Bandung menuju Solo, Wonogiri, Yogyakarta, Ciledug, Semarang, serta Sragen. Rute arus balik Yogyakarta ke Bandung pun dilaporkan telah terisi penuh.
"Masyarakat bisa memesan tiket yang masih tersedia melalui aplikasi Sapawarga. Pendaftaran dibuka hingga 12 Maret 2026," ujar Dhani.
Proses pendaftaran di Sapawarga, dapat dilakukan dengan menginput data diri berupa NIK, nomor Kartu Keluarga, dan pemilihan rute.
Sementara itu, pemilihan tanggal keberangkatan dilakukan saat aktivasi tiket pada periode 1 hingga 12 Maret 2026.
Baca Juga: Modus Polisi Gadungan 13 WN Jepang di Bogor, Tipu Warga Sakura dari Rumah Mewah
Program ini terbuka bagi warga domisili Jawa Barat yang akan keluar provinsi, maupun warga luar yang ingin menuju Jawa Barat pada periode Lebaran 2026 ini.
Pemerintah telah menyiapkan 74 unit bus yang dijadwalkan berangkat pada 13, 14 dan 15 Maret 2026 dari titik kumpul Terminal Leuwipanjang, Terminal Cikarang dan Kota Bekasi.
Selain untuk meringankan beban ekonomi masyarakat, program mudik gratis ini diproyeksikan dapat menekan angka penggunaan kendaraan pribadi, yang secara langsung diharapkan mampu mengurai potensi kemacetan selama masa mudik Lebaran 2026.
Berita Terkait
-
Modus Polisi Gadungan 13 WN Jepang di Bogor, Tipu Warga Sakura dari Rumah Mewah
-
Imigrasi Bogor Ringkus 13 WN Jepang Sindikat Scam Online di Sentul City
-
Pasutri Asal Cisarua Bogor Ditemukan Tewas dalam Mobil di Padalarang, Pelaku Berhasil Ditangkap
-
Misteri Mobil di Rumah Kosong Padalarang: Ternyata Berisi Dua Jenazah Warga Bogor
-
Polisi Gempur Judi Sabung Ayam di Selaawi Garut, Arena Ilegal Kini Rata dengan Tanah
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
- Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Optimistis Bisnis Terus Tumbuh, BRI Siapkan Buyback Saham Senilai Rp1 Triliun
-
KPK Periksa 6 Saksi Terkait Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN
-
Ketika Penyandang Disabilitas Tak Berjuang Sendiri, Akses Layanan dan Kesempatan Berkarya Dibuka
-
5 Fakta Dugaan Korupsi Tunjangan DPRD Indramayu Rp18,79 Miliar
-
Dugaan Korupsi Tunjangan DPRD Indramayu, Kejati Jabar Tahan Wakil Bupati Indramayu