- Arrowstar Kindergarten di PIK 2 menandai kehadiran resminya melalui serah terima unit pada 3 Maret 2026 untuk pembukaan Juli 2026.
- Sekolah ini menerapkan filosofi "Fun, Faith, and Family" dengan ruang belajar terbuka tanpa kelas konvensional demi eksplorasi anak.
- Lembaga ini menawarkan program dari Toddler hingga Kindergarten 2 untuk usia 2–6 tahun, bagian dari jaringan Sekolah Kristen IPEKA.
SuaraJabar.id - Masa usia anak-anak merupakan fase penting dalam membangun rasa ingin tahu, kreativitas, sekaligus fondasi karakter seseorang.
Kesadaran akan pentingnya pendidikan sejak usia dini mendorong hadirnya berbagai pendekatan pembelajaran yang lebih adaptif dan menyenangkan bagi anak-anak.
Di kawasan Orange Groves, Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, pendekatan tersebut diwujudkan melalui kehadiran Arrowstar Kindergarten.
Lembaga pendidikan anak usia dini ini resmi menandai kehadirannya melalui seremoni serah terima unit dan pre-launching pada 3 Maret 2026 sebagai bagian dari persiapan menuju pembukaan kegiatan belajar pada Juli 2026.
Arrowstar Kindergarten merupakan cabang ketiga dari jaringan pendidikan yang berada dalam ekosistem Sekolah Kristen IPEKA.
Dengan pengalaman lebih dari 46 tahun dalam dunia pendidikan, jaringan IPEKA dikenal konsisten mengembangkan pendidikan berbasis nilai dan karakter.
Melalui filosofi “Fun, Faith, and Family”, Arrowstar Kindergarten menggabungkan pendekatan pembelajaran berbasis bermain dengan pendidikan yang berpusat pada nilai Kristiani. Tujuannya adalah membentuk lingkungan belajar yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga membantu anak mengembangkan karakter, empati, dan rasa percaya diri sejak dini.
Konsep tersebut diterjemahkan melalui desain ruang belajar yang berbeda dari sekolah konvensional. Arrowstar Kindergarten tidak menggunakan ruang kelas tertutup, melainkan menghadirkan berbagai area minat yang memungkinkan anak belajar melalui eksplorasi langsung.
Direktur Operasional Arrowstar Kindergarten Esther Iriana menjelaskan bahwa pendekatan ini dirancang agar anak-anak dapat berkembang secara alami melalui interaksi dan pengalaman belajar yang menyenangkan.
Baca Juga: Efek Domino Kasus Chromebook Nadiem: Kejagung Periksa Pejabat di Daerah
“Arrowstar Kindergarten menghadirkan lingkungan belajar yang terbuka untuk mendorong kolaborasi dan eksplorasi mandiri. Dengan konsep Open Space tanpa ruang kelas tertutup yang terintegrasi dengan lingkungan hijau di area Orange Groves, anak-anak dapat berpindah area minat secara leluasa sehingga kreativitas mereka berkembang secara optimal,” ungkap Esther Iriana.
Di dalam lingkungan belajar tersebut, anak-anak dapat mengeksplorasi berbagai aktivitas melalui area seperti Art Room, Dramatic Area, Language Corner, hingga Circle Time Area. Setiap ruang dirancang untuk merangsang imajinasi sekaligus melatih kemampuan sosial anak melalui aktivitas bersama teman sebaya.
Arrowstar Kindergarten PIK 2 akan membuka empat program pendidikan yaitu Toddler, Nursery, Kindergarten 1, dan Kindergarten 2 bagi anak usia 2 hingga 6 tahun pada Tahun Ajaran 2026/2027 yang dimulai Juli 2026.
Selain itu, karena berada dalam jaringan IPEKA, para siswa juga memiliki peluang untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya di Sekolah Kristen IPEKA sesuai ketentuan yang berlaku.
Untuk memperkenalkan konsep pembelajarannya kepada masyarakat, Arrowstar Kindergarten juga menggelar pameran di Central Market PIK pada 2–8 Maret 2026 serta di PIK Avenue pada 2–12 April 2026. Dalam periode tersebut, orang tua dapat mengenal lebih dekat konsep sekolah sekaligus memanfaatkan program pre-launching special offers bagi pendaftar awal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Menyusuri Jalur Surade Sukabumi-Bogor: Seluruh SPBU Kosong Bio Solar, Truk Beras Terhambat
-
5 Fakta Mencengangkan di Balik Penetapan Tersangka Ustaz Syekh Ahmad Al Misry
-
Sempat Lumpuh 3 Jam, Arus Lalu Lintas Cibeber-Cianjur Kini Sudah Bisa Dilalui Kedua Arah
-
426.000 Agen Mekaar, Bukti Nyata Ekspansi Layanan Keuangan BRI Group
-
Tangis Haru Ihsan, Siswa Viral yang Putus Sekolah Kini Dijamin Wagub Jabar Hingga Lulus