- Universitas Nusa Putra menolak revisi desain simpang sebidang Exit Tol Bocimi karena rencana pelebaran jalan berdampak pada kampus.
- Rektor Universitas Nusa Putra mendesak pengembalian desain tata ruang lama demi menjaga aktivitas akademik 10 ribu mahasiswa.
- Pejabat Tol menyatakan Universitas Nusa Putra dikeluarkan sementara dari usulan penetapan lokasi revisi desain tersebut.
Pihak pelaksana jalan tol akan mencari desain alternatif terbaik sebagai langkah solusi, meskipun hasilnya mungkin tidak sepenuhnya ideal.
Menurut Yudhi, keputusan akhir tetap berada di tingkat pusat meskipun tim di daerah berfungsi sebagai tim pelaksana pembangunan infrastruktur strategis tersebut.
Pengajuan perubahan penlok ditargetkan akan segera dilakukan sebelum akhir bulan berjalan agar proses pembangunan dapat terus berjalan sesuai jadwal.
Setelah pengajuan perubahan penlok disetujui oleh Gubernur, proses penetapan lokasi baru dapat segera dilakukan oleh pihak terkait.
Meskipun demikian, Yudhi belum dapat memprediksi kapan desain simpang sebidang pasca-penlok dapat diselesaikan secara keseluruhan.
Kejelasan sikap yang disampaikan oleh Universitas Nusa Putra dinilai sangat membantu upaya percepatan proses penetapan lokasi secara keseluruhan.
Wakil Bupati Sukabumi, Andreas, menegaskan bahwa pemerintah daerah menempatkan diri pada posisi netral dalam dinamika rencana pembangunan tol ini.
Pemerintah daerah wajib memfasilitasi pembangunan infrastruktur strategis nasional seraya mengakomodasi aspirasi dan hak-hak institusi pendidikan terdampak.
Andreas menekankan pentingnya menemukan titik temu melalui musyawarah antara kepentingan pembangunan tol dan kebutuhan Universitas Nusa Putra.
Baca Juga: 8 Hal Penting yang Wajib Disiapkan Sebelum Mudik Lewat Tol Trans Jawa
Target waktu penyelesaian proyek tol tidak boleh terganggu, tetapi permohonan serta keberatan dari pihak universitas wajib difasilitasi dan didengar secara serius.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Jalur Cikembar-Kiaradua Membara! Warga Protes Jalan Rusak 11 Km yang Tak Kunjung Diperbaiki
-
Modus Ancaman dan Iming-iming Uang, Polisi Bongkar Aksi Bejat Kakek A Terhadap Bocah 11 Tahun
-
Bejat! Kakek 65 Tahun di Garut Diciduk Usai Setubuhi Anak di Bawah Umur Tiga Kali
-
BRI Dorong Pemberdayaan Perempuan dengan Hadirkan Srikandi Pertiwi
-
Tanpa Transit! KA Sangkuriang Rute Ketapang-Bandung Resmi Beroperasi 2 Mei 2026