- Warga Cicantayan Sukabumi membongkar papan nama ponpes MSL pada Kamis malam karena kecewa atas dugaan tindakan tak senonoh.
- Pembongkaran papan nama adalah keputusan tokoh masyarakat untuk mencegah amarah massa dan rencana penataan jalan.
- Pesantren kini kosong total setelah santri dipulangkan dan MSL menghilang sejak sehari sebelum bulan Ramadan.
Kini, warga menyadari bahwa perdamaian masa lalu mungkin adalah sebuah kesalahan. Mereka tak menyangka, dugaan skandal yang jauh lebih besar kembali meledak dan menjadi konsumsi publik.
Di tengah kemarahan warga dan pusaran kasus hukum yang mengintainya, MSL seolah hilang ditelan bumi. Menurut keterangan Iwan, sang dai kondang terakhir kali terlihat satu hari menjelang bulan Ramadan. Alasannya? Berangkat ibadah umrah.
"Pas mau berangkat umrah, sehari sebelum puasa. Setelah itu tidak ada kabar sama sekali. Batang hidungnya pun tidak terlihat," tutur Iwan.
Kepergian sang pimpinan berimbas langsung pada detak kehidupan pesantren. Bangunan yang dulunya riuh oleh lantunan ayat suci dan aktivitas santri itu kini berubah layaknya kota mati.
Seluruh santri dan santriwati telah dipulangkan ke keluarga masing-masing. Aktivitas belajar mengajar dihentikan total.
Saat tim mencoba mengonfirmasi ke dalam area pesantren, tak ada satu pun nyawa di sana, termasuk keluarga MSL yang dilaporkan telah meninggalkan lokasi.
"Keluarganya sudah tidak ada, kosong. Satu pun nggak ada," tambah Iwan.
Kini, harapan warga Cikondang hanya tertuju pada satu pihak yaitu kepolisian. Di tengah diamnya aparat penegak hukum yang hingga kini belum memberikan keterangan resmi, warga menuntut tindakan nyata. Kesabaran mereka telah habis.
“Tolong aparat segera bergerak, jangan tinggal diam. Ini kasus besar. Sudah tidak ada lagi maaf dari warga. Tangkap dan hukum dia seadil-adilnya atas apa yang telah dia lakukan pada santri-santrinya,” pungkas Iwan.
Baca Juga: Pembacokan 5 Jukir di Depan Minimarket Sukabumi, Polisi Dalami Motif dan Identitas Pelaku
Artikel ini telah dimuat di website sukabumiupdate.com media jaringan Suara.com dengan judul "Dugaan Pelecehan Santriwati, Plang Ponpes Dai Kondang MSL di Cicantayan Sukabumi Dibongkar"
Berita Terkait
-
Pembacokan 5 Jukir di Depan Minimarket Sukabumi, Polisi Dalami Motif dan Identitas Pelaku
-
Memprihatinkan! Lansia di Sukabumi Tinggal di Rumah Hampir Ambruk Bersama Anak SD
-
Pria Viral Ngamuk Bawa Kampak di Cicurug Ditangkap, Polisi Akan Periksa Kondisi Kejiwaannya
-
341 Masjid di Jabar Jadi Tempat Singgah Pemudik, Bisa Istirahat hingga Isi Daya HP
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Antisipasi Politik Uang dan Konflik, 600 Polisi Disiagakan Amankan Pilkades Serentak di Cianjur
-
Tak Lagi Bergantung pada DNA Salmon, PDRN Nabati Jadi Inovasi Baru Industri Skincare
-
Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat
-
Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer
-
Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan