- Pelatihan menjahit diadakan di Desa Salembaran Jati, Tangerang, untuk membekali warga keterampilan membuka usaha rumahan.
- Puluhan perempuan serius belajar teknik dasar hingga praktik penggunaan mesin jahit sebagai inisiasi CSR PIK2.
- Tujuan kegiatan ini adalah mendorong pelaku usaha baru dan memperkuat ekonomi UMKM di tingkat desa setempat.
SuaraJabar.id - Deretan mesin jahit terdengar berdengung di sebuah ruangan sederhana di Desa Salembaran Jati, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.
Di ruangan itu, puluhan perempuan tampak serius mengikuti pelatihan menjahit yang digelar melalui Balai Pelatihan Menjahit sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Pelatihan ini hadir untuk membekali warga dengan keterampilan praktis yang dapat langsung digunakan untuk membuka usaha rumahan maupun memperkuat sektor UMKM di desa.
Sejak pagi, para peserta sudah berkumpul untuk belajar mulai dari teknik dasar menjahit, mengenal pola pakaian, hingga praktik menggunakan mesin jahit. Suasana pelatihan pun terasa hidup karena sebagian peserta baru pertama kali mencoba menjahit menggunakan mesin.
Salah satu peserta, Nurmayanti(34), mengaku senang bisa mengikuti pelatihan tersebut karena selama ini ia hanya menjahit secara sederhana menggunakan tangan.
“Dulu saya cuma bisa menjahit sedikit-sedikit kalau ada baju sobek di rumah. Sekarang diajari cara pakai mesin dan membuat pola. Rasanya jadi lebih percaya diri kalau nanti ingin buka usaha kecil,” ujarnya.
Bagi Nurmayanti, keterampilan menjahit dapat menjadi peluang tambahan penghasilan bagi keluarga, terutama dengan menerima jasa permak pakaian atau membuat pakaian sederhana.
Hal serupa disampaikan peserta lainnya, Fitriani (29). Ia berharap keterampilan yang diperoleh dari pelatihan ini bisa menjadi awal untuk merintis usaha sendiri.
“Kalau sudah bisa menjahit dengan baik, saya ingin coba menerima pesanan dari tetangga. Minimal bisa bantu ekonomi keluarga,” katanya.
Baca Juga: Kisah Inspiratif Mitra SEG: Dari Pendampingan Menuju Kemandirian Ekonomi dan Sosial
Program pelatihan menjahit ini diharapkan mampu mendorong lahirnya pelaku usaha baru di tingkat desa. Selain memberikan keterampilan teknis, kegiatan ini juga membuka wawasan peserta tentang peluang usaha di sektor ekonomi kreatif.
Dengan semakin banyak warga yang memiliki keterampilan produktif, Desa Salembaran Jati diharapkan dapat berkembang sebagai komunitas yang mandiri secara ekonomi melalui penguatan sektor UMKM.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Persib Cetak Sejarah, Satu-satunya Klub Indonesia yang Menang di Korea Selatan
-
Boni Hargens Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Polri untuk Lindungi Buruh
-
Jenazah Warga Garut Korban KM Virgo Transport 8 Dipulangkan, Keluarga Menanti di Kampung Halaman
-
Sekretaris Dishub Sukabumi Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Seksual Siswi PKL
-
Rayakan Musim Baru PERSIB, bank bjb Kasih Diskon Rp50 Ribu untuk Bobotoh