- Pada Kamis (18/3/2026) di Ciamis, ODGJ tak dikenal mengancam warga dengan golok, memicu kepanikan permukiman.
- Warga melapor ke RAPI Lokal 08, yang berkoordinasi cepat dengan Polsek Pamarican untuk evakuasi.
- Polisi dan relawan berhasil melumpuhkan pria tersebut dengan teknik khusus tanpa korban jiwa dan mengamankan golok.
SuaraJabar.id - Malam yang seharusnya tenang di Blok Kedung Salam, Dusun Kertaharja, Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, mendadak berubah menjadi arena mencekam pada Kamis (18/3/2026). Warga setempat dibuat senam jantung oleh kehadiran seorang tamu tak diundang yang membawa ancaman mematikan.
Seorang pria misterius, yang belakangan diduga kuat merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), terlihat mondar-mandir di tengah padatnya permukiman.
Mengerikannya, pria bertelanjang dada itu tak hanya berjalan tanpa arah, melainkan menenteng sebilah golok tajam berkilat yang siap ditebaskan.
Kehadiran sosok "pendekar" dadakan ini sontak memicu kepanikan massal. Ibu-ibu segera mengamankan anak-anak mereka ke dalam rumah, sementara para pria berjaga dalam jarak aman.
Sadar bahwa nyawa warga sedang dipertaruhkan, beberapa warga dengan napas memburu berlari meminta pertolongan ke Posko Mudik RAPI Lokal 08 Pamarican yang tak jauh dari lokasi.
Relawan yang tengah bersiaga malam itu merespons cepat sinyal bahaya. Tanpa membuang waktu, mereka langsung berkoordinasi dengan aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Pamarican.
Kedatangan tim gabungan dari Polsek Pamarican dan relawan ke lokasi kejadian segera disambut dengan suasana yang kian memanas. Proses evakuasi tak berjalan mulus bak di film aksi.
Pria misterius itu menyadari dirinya dikepung. Saat aparat mencoba mendekat untuk bernegosiasi secara persuasif, pria tersebut justru kalap.
Ia mengamuk sejadi-jadinya, mengayun-ayunkan dan mengacungkan goloknya ke udara secara serampangan, menantang siapa pun yang berani mendekat.
Baca Juga: Niat Betulin Aki Berujung Petaka: Suzuki Pikap Ludes Terbakar di Jalur Mudik Sumedang
Namun, pengalaman dan nyali aparat penegak hukum berbicara. Berkat kesigapan, ketenangan, dan kerja sama tim yang solid antara anggota Polsek Pamarican dan relawan, sebuah teknik pelumpuhan khusus berhasil dieksekusi dengan sempurna.
Dalam hitungan detik yang menegangkan, pria tersebut berhasil dijatuhkan dan dilumpuhkan tanpa ada satu pun peluru yang meletus atau tetesan darah yang tumpah dari kedua belah pihak. Senjata tajam maut itu pun sukses dirampas dari genggamannya.
Kanit Reskrim Polsek Pamarican, Aipda Yayan Sopyan, membenarkan insiden mendebarkan malam itu. Ia menegaskan bahwa tindakan tegas terukur harus diambil secepatnya sebelum pria tersebut benar-benar melukai warga tak bersalah.
“Situasinya sangat membahayakan keselamatan umum. Demi keamanan dan kenyamanan masyarakat Kertahayu, Alhamdulillah kami berhasil melumpuhkan yang bersangkutan dengan selamat, berikut mengamankan barang bukti senjata tajam (golok) miliknya,” ujar Aipda Yayan bernapas lega.
Berdasarkan hasil penelusuran awal dan keterangan saksi mata di lapangan, teka-teki identitas pria tersebut mulai terkuak.
Ia dipastikan bukan warga asli Blok Kedung Salam, melainkan seorang pendatang asing (tuna wisma) yang tak pernah dikenal atau terlihat sebelumnya oleh penduduk sekitar.
Berita Terkait
-
Niat Betulin Aki Berujung Petaka: Suzuki Pikap Ludes Terbakar di Jalur Mudik Sumedang
-
Drama War Tiket Lebaran: Gagal Tembus Purwokerto, Pemudik Kiaracondong Pakai Siasat Kereta Estafet
-
Sapi Ngamuk Lari 5 KM dari Nagreg ke Garut, Pemudik Motor Tumbang Diseruduk
-
Kantor Bapenda Gembok Pintu Selama Lebaran, Bayar PBB Ciamis Kini Segampang Checkout Online
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
Pilihan
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
Terkini
-
Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang
-
5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital
-
Gaya Baru Sektor Swasta Jaga Alam, WWF Sambut Positif Inisiatif EIGER Nature
-
Rumah Guru SMAN 1 Tasikmalaya Digeledah KPK, Rentetan dari Kasus Ini
-
Kemarau Panjang, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Krisis Air Bersih